Kapolres Gresik AKBP Adex Yudiswan bersama Bupati Sambari, Dandim Hendro. S dan Ketua MUI KH. Mansoer Sodik ketika Anev. foto: SYUHUD/ BANGSAONLINE
GRESIK, BANGSAONLINE.com - Tawuran antar kampung (warga) di wilayah Kecamatan Duduksampeyan baru-baru ini menyita perhatian para petinggi di Kabupaten Gresik.
Polres Gresik mengintensifkan analisa dan evaluasi (Anev) pelaksanaan tugas Tim Gajah Mada Polres Gresik di wilayah tersebut untuk mencegah tawuran susulan.
BACA JUGA:
- Bareskrim Hentikan Tambang Galian C Diduga Ilegal di Panceng, Polres Gresik Ngaku Tak Dilibatkan
- Nyamar Jadi Polisi Selama 3 Tahun, Preman di Gresik Palak Pedagang Warkop
- Rekening Istri Tersangka Diduga Jadi Penampung Uang Kasus Penipuan ASN, Polisi Dalami Peran RA
- Respons Aduan Warga, Polres Gresik Razia Warung Miras di Lowayu
Setidaknya ada 100 anggota Polres Gresik yang diturunkan di empat desa, yaitu Desa Sumengko, Desa Tebaloan, Desa Sumari dan Desa Duduksampeyan. “Kami intensifkan 100 orang anggota yang tergabung dalam tim Gajah Mada ini pada beberapa hari ini," kata Kapolres Gresik, AKBP Adex Yudiswan saat memimpin tim anak buahnya dalam memberikan paparan di hadapan Bupati Gresik, Sambari Halim Radianto beserta segenap Forkopimda Gresik dan Ketua MUI Gresik di Ruang Mandala Bakti Praja, Jum’at (16/9).
Kapolres mengaku, pihaknya sudah mengidentifikasi permasalahan serta pelaku yang memicu tawuran antar desa tersebut. “Masyarakat setempat juga banyak menyampaikan terima kasih kepada jajaran Polres Gresik yang bertindak cepat. Kami juga meminta kepada masyarakat setempat agar melaporkan setiap hal yang mencurigakan. Saudara Kapolsek juga harus selalu turun ke desa dan keliling masuk desa masuk pada gang-gang sempit di desa," pintanya.
Beberapa permasalahan Kamtibmas yang ditugaskan kepada Tim Gajah mada yaitu menginventarisir permasalahan serta keluhan masyarakat desa di wilayah Duduksampeyan. Ada tidaknya peredaran narkoba, miras, preman, dan balap liar. “Silakan dilaporkan sekalian dokumentasi pendukungnya," pungkasnya.
Bupati Gresik, Sambari Halim Radianto, menyambut baik program analisa dan evaluasi (Anev) yang dilakukan oleh jajaran Polres Gresik ke beberapa desa di Wilayah Gresik. “Ini kegiatan yang inovatif yang dilakukan oleh Kapolres Gresik bersama anak buahnya. Dalam program yang melibatkan banyak pihak yang tergabung dalam Forpimda Gresik sangat besar manfaatnya bagi masyarakat. Saya hanya bisa menyampaikan terima kasih, ” ungkapnya.
Hadir dalam Anev, Dandim 0817 Gresik Letkol (Arm) Hendro Setyadi dan Ketua MUI Gresik KH. Mansoer Shodiq. Tampak juga anggota DPRD Gresik dan para Pejabat Pemkab Gresik ikut hadir pada kegiatan Anev tersebut.
Sementara koordinator Tim Gajah Mada, AKP Zunaedi melalui Kabag Humas, Suyono mengatakan, program Anev ini sudah dilaksanakan selama 3 kali. Untuk kali ketiga yang evaluasinya dilaksanakan saat ini berlangsung di wilayah Kecamatan Duduksampeyan. “Tujuannya menggali potensi permasalahan yang ada di wilayah setempat," jelasnya. (hud/rev)
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




