Rais Syuriah dan Ketua Tanfiziyah PCNU Gresik, KH. Mahfud Ma'sum-KH. Husnan Ali. foto: SYUHUD/ BANGSAONLINE
GRESIK, BANGSAONLINE.com - Duet KH. Mahfud Ma'sum-KH. Husnan Ali akhirnya terpilih secara aklamasi menjadi Rais Syuriah-Ketua Tanfidziyah PCNU Kabupaten Gresik periode 2016-2021 dalam Konfercab (Konferensi cabang) PCNU (Pimpinan Cabang Nahdlatul Ulama) di Ponpes (pondok pesantren) Ihyaul Ulum, Desa Dukunanyar Kecamatan Dukun, Minggu (21/8).
Terpilihnya dua kiai sepuh di Kabupaten Gresik ini sudah diprediksi sebelumnya. Pasalnya mayoritas pimpinan NU Gresik baik di tingkat cabang, hingga ranting menghendaki dua tokoh itu memimpin NU Gresik lima tahun ke depan (2016-2021).
Kesepakatan itu diambil setelah terjadi deadlock di dua konfercab sebelumnya. Yakni, pada saat Konfercab akan digelar di PT (Perguruan Tinggi) al-Azhar Kecamatan Menganti pada Minggu, 28 Februari, dua kubu tidak bisa bertemu hingga konfercab harus dibatalkan.
Kemudian, Konfercab NU ke-2 di Ponpes Ihyaul Ulum, Desa Dukunanyar Kecamatan Dukun pada Sabtu, 6 Agustus, juga gagal karena masalah serupa.
"Kami bersyukur karena Konfercab NU Gresik yang memunculkan duet KH.Mahfud Ma'sum-KH. Husnan Ali (Rois Syuriah-Ketua Tanfidziyah) berjalan lancar dan sukses," kata Ach. Sururi, perwakilan dari Pergunu Gresik usai menghadiri Konfercab NU di Ponpes Ihyaul Ulum, Minggu (21/8).
Sementara Rais Syuriah PCNU Gresik terpilih, KH. Mahfud Ma'sum dalam sambutannya mengibaratkan pemimpin sebagai imam. Sedangkan, yang dipimpinnya adalah makmum. "Untuk itu, yang dimakmumi harus mengikuti imam. Apa yang dilakukan imam harus diikuti. Kecuali dalam hal maksiat jangan diikuti," katanya.
Klik Berita Selanjutnya
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




