SQ Diminta Tetap Kompak dalam Tentukan Sekda

SQ Diminta Tetap Kompak dalam Tentukan Sekda Kadishub Andhy Hendro Wijaya, Kepala BKD M. Nadlif, dan Kepala Dispendik Mahin. foto: syuhud/ BANGSAONLINE

GRESIK, BANGSAONLINE.com - Beredar kabar di kalangan birokrasi Pemkab Gresik kalau pasangan Bupati-Wabup SQ (Sambari Halim Radianto-Moh. Qosim) jilid II tidak satu suara dalam menentukan sekda definitif. Hal ini memantik reaksi para relawan maupun tim sukses pada saat Pilkada bulan Desember 2015, yang berjuang habis-habisan untuk memenangkan SQ.

Mereka meminta agar SQ tetap satu suara alias kompak dalam mementukan jabatan sekda definitif yang akan menjadi top leader (pimpinan tertinggi) di birokrasi lingkup Pemkab Gresik.

Sebab, kekompakan mereka merupakan hal yang utama untuk menentukan Kabupaten Gresik yang semakin baik seperti yang kerap mereka dengung-dengungkan saat perhelatan Pilkada langsung 2015, lalu.

"Sebagai salah satu relawan SQ saat pilkada, tentu kami sangat terusik dengan santernya kabar, kalau SQ sekarang sudah ada tanda-tanda pecah kongsi menghadapi penentuan sekda ini," kata pendiri RGS (Relawan Gerakan Sosial) SQ (Sambari-Qosim), H.M. Khozin, salah satu relawan yang membantu kemenangan pasangan SQ saat Pilkada Gresik 2015.

Khozin berharap, pasangan SQ tidak akan pernah pecah kongsi dalam setiap menentukan kebijakan, baik soal penentuan jabatan sekda difinitif, maupun kebijakan lain. Sejauh ini dirinya masih sangat yakin kalau pasangan SQ masih sangat kompak. Sebab, kekompakan itu merupakan jargon yang kerap mereka dengung-dengungkan saat pilkada.

Khozin menyadari bahwa di birokarasi siapa pun yang memimpin tindakan like and dislike (suka dan tidak suka) yang dilakukan oleh oknum pejabat satu dan lainnya itu pasti ada. Menurutnya, kondisi itulah yang tidak disadari oleh seorang pemimpin.

Klik Berita Selanjutnya

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Berita Terkait

BANGSAONLINE VIDEO