Mayat korban saat tersangkut semak belukar di dalam sungai.
PACITAN, BANGSAONLINE.com - Jemani, warga Desa Ngumbul, Kecamatan Tulakan, Kabupaten Pacitan, ditemukan tewas tersangkut semak di tepian sungai Nggowong, desa setempat. Dirangkum kabar, lelaki 87 tahun tersebut, hilang sejak, Senin (1/4) kemarin
Menurut Mujianto, anak korban, sekira pukul 07.00 WIB, Senin lalu, Jemani pamit hendak mandi di sungai. Namun setelah itu tidak kembali pulang.
BACA JUGA:
- BPBD Pacitan Imbau Warga Waspada Gempa dan Potensi Tsunami
- Pacitan Berpotensi Gempa Megathrust, ini Penjelasan BMKG
- Tinjau Hasil Rekonstruksi Talud di Pacitan, Gubernur Jatim Disambut Ucapan Terima Kasih dari Warga
- Oknum Anggota Polres Pacitan Diduga Perkosa Tahanan Wanita, Kabid Humas Polda: Sudah Ditahan
"Kami sekeluarga sempat mencari korban di seputar sungai. Namun tidak ada. Saat itu kondisi sungai sedang banjir dan arusnya begitu deras," katanya, Rabu (13/4).
Selama tiga hari menghilang, korban akhirnya ditemukan. Namun sayang, saat ditemukan, lelaki bau tanah itu sudah meninggal. "Ditemukan warga tersangkut di semak dalam kondisi telanjang dan tewas," ceritanya.
Di lain pihak, Mujianto, perangkat desa setempat mengatakan, Jemani ditemukan kurang lebih 1,5 kilo meter (Km) dari lokasi saat ia hilang, Rabu (13/4).
Sementara itu AKP. Mujiiono, Kabag Humas, Polres Pacitan, saat mendampingi Kapolres, AKBP Taryadi, membenarkan adanya pemuan mayat tersebut. "Kami mendapati laporan dari warga adanya penemuan mayat. Setelah dievakuasi, korban adalah warga Tulakan yang hilang sejak tiga hari lalu," ujarnya ditempat terpisah.
Hingga berita ini ditulis, mayat korban, telah dibawa ke rumah duka. Sedangkan pihak keluarga, menolak untuk dilakukan otopsi. (pct1/rev)
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




