Pemulung memilah sampah plastik di pembuangan sementara sebelum diangkut di pembuangan akhir. foto: feri/ BANGSAONLINE
TULUNGAGUNG, BANGSAONLINE.com - Kepala Dinas Pekerjaan Umum Bina Marga Perumahan dan Cipta Karya (PU BMCK) Sutrisno melalui Kabid Kebersihan dan Pertamanan mengatakan, sampah yang terkumpul di wilayah kabupaten Tulungagung mencapai 100 ton per hari. Sampah-sampah itu ditumpuk di pembuangan akhir TPA Segawe.
“Pasukan mobil sampah kami rata-rata mengankut sebanyak 60 hingga 70 ton,” tiap hari.
BACA JUGA:
- Deteksi Dini, BPJS Kesehatan Tulungagung Lakukan Skrining Siswa Sekolah Rakyat di Trenggalek
- Gubernur Khofifah Resmikan Revitalisasi 45 Sekolah di Tulungagung, Trenggalek dan Pacitan
- SMKN 2 Tulungagung Klarifikasi Sengketa Informasi Publik
- Tradisi Ulur-Ulur Telaga Buret, Harmoni Sakral Manusia dan Alam di Tulungagung
Diperkirakan sampah-sampah tersebut akan mengalami peningkatan jumlahnya jika ada kegiatan yang melibatkan massa dalam jumlah besar. “Dari angka sebelumnya, pastinya akan naik mencapai 100 ton jika ada kegiatan,” tambah Dwi.
Menurut Dwi hal itu dikarenakan pengetahuan masyarakat tentang pengolahan minim. Sebab, selama ini masyarakat lebih memilih untuk membuang sampah. Padahal jika masyarakat banyak yang paham dan bisa mengolah sampah maka peninggkatan sampah akan stabil. (fer/ns)
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




