ilustrasi: manasik haji.
KEDIRI, BANGSAONLINE.com - Tingginya minat masyarakat untuk menjalankan ibadah haji, membuat daftar tunggu haji semakin panjang. Sesuai perhitungan Kementerian Agama (Kemenag) Kabupaten Kediri, tunggu haji mencapai 19 tahun jika daftar tahun ini.
Sesuai perhitungan, untuk pendaftar Calon Jamaah Haji Kabupaten Kediri tahun ini, akan diberangkatkan pada tahun 2035.
BACA JUGA:
- Ini Bantahan Dandim 0809 Kediri soal Viralnya Video Jual Beli Titik Koperasi Merah Putih
- Halaqah Keuangan Haji Kediri: Strategi BPKH Optimalkan Dana Jemaah dan Solusi Pangkas Antrean
- Wali Kota Kediri Berangkatkan 1.100 Pekerja Hadiri Peresmian Museum Marsinah di Nganjuk
- Operasi 'Jumat Gaul' di Kabupaten Kediri, Empat Pelanggar Lalin dan Kerumunan Pemuda Ditertibkan
Tingginya peminat daftar Calon Jamaah Haji asal Kabupaten Kediri ini, disebabkan beberapa hal, di antaranya perekonomian masyarakat Kabupaten Kediri semakin meningkat dari tahun-tahun sebelumnya.
Kepala Bagian Humas Kemenag Kabupaten Kediri Paolo Jose Xemenes menerangkan, untuk kuota awal pendaftaran CJH ini sebanyak 800 orang, dan diperkirakan jumlah tersebut akan terus bertambah.
"Kuota awal ini sebayak 800 orang, dan diperkirakan akan terus bertambah. Sebab, mengacu pengalaman tahun lalu jumlah kuota awal hanya 700, namun ternyata yang berangkat mencapai 900 CJH," terang Paolo Jose Xemenes pada wartawan.
Untuk itu, pihaknya belum bisa memastikan berapa jumlah kuota untuk tahun ini. "Untuk itu perkembangan jumlah jemaah haji untuk tahun ini masih menunggu perkembangan," terangnya
Sementara menurut Paolo, kendala yang dihadapi masyarakat saat mendaftar adalah, adanya perbedaan surat nikah dengan Kartu Tanda Penduduk (KTP). "Perbedaan ini terjadi kepada 70 persen calon jamaah haji yang telah mendaftar. Untuk itu masyarakat harus menyesuaikan dengan surat nikahnya," tandasnya. (rif/rev)
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




