JEMBER, BANGSAONLINE.com - Sejumlah warga Dusun Jatirejo, Desa Sidodadi, Kecamatan Tempurejo rame rame menanam pohon pisang di setiap lubang jalan rusak, Kamis (11/2).
Jalan ini menghubungkan Kecamatan Jenggawah dengan beberapa desa di Kecamatan Tempurejo.
BACA JUGA:
- Bupati Jember Kaget Kondisi Jalan Rusak, Anggaran Perbaikan Capai Rp1,2 Triliun
- Bupati Jember Komitmen Tangani Aduan Masyarakat soal Jalan Rusak
- Warga Keluhkan Jalan Rusak di Jember, Gubernur Khofifah Minta DPU Bina Marga Jatim Kebut Perbaikan
- Banyak Keluhan Jalan Rusak dari Masyarakat, Bupati Jember: Itu Jalan Provinsi
Aksi ini merupakan bentuk protes karena jalan raya di wilayah setempat rusak berat, namun tak kunjung mendapatkan perbaikan dari pemerintah khususnya dari Dinas Bina Marga Jember .
"Aksi ini dilakukan oleh warga secara serentak. Rusak jalannya sekitar 5 km dengan banyaknya lubang menganga. Tetapi hingga kini tidak pernah mendapatkan perhatian dari pemerintah," kata salah seorang warga, Khaerul.
Menurut Khaerul, jalan rusak itu telah memakan banyak korban, terutama pengendara motor dari luar wilayah dusun setempat. "Kecelakaan terjadi hampir setiap hari. Bahkan beberapa waktu lalu ada yang sampai meninggal dunia," sebut Khaerul.
Warga setempat berharap, pasca adanya aksi ini, jalan tersebut segera diperbaiki. Sehingga tidak memakan korban lebih banyak lagi. "Kami berharap agar segera dilakukan pengaspalan di jalan yang berlubang. Sementara ini, kami hanya bisa menandai lubang dengan pohon pisang. Supaya pengendara lebih berhati hati dan tidak mengalami kecelakaan," tukasnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




