BANYUWANGI (bangsaonline) - Awal Mei 2014 Banyuwangi dan daerah Tapal Kuda meliputi Situbondo, Bondowoso dan Jember memasuki musim pancaroba. Dalam musim pancaroba ini, pagi hingga siang hari cuaca sangat terik, namun menjelang sore hingga malam terjadi mendung dan berpotensi hujan lebat.
Hal ini disampaikan oleh prakirawan cuaca pada kantor Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Banyuwangi, Anjar Triyono Hadi, Jumat (2/5/2014).
BACA JUGA:
- Puting Beliung Sapu Sawah di Kamal Bangkalan, Muncul Tiba-tiba Tanpa Hujan
- Puting Beliung Terjang Lamongan, Tiang Listrik Nyaris Roboh dan Pohon Tumbang
- Puting Beliung Terjang Pasuruan, 12 Kecamatan Terdampak, Puluhan Pohon Tumbang dan Warga Terluka
- Lakukan Pendataan, BPBD Sumenep Sebut Pemkab akan Perbaiki 198 Bangunan Rusak akibat Puting Beliung
Menurutnya, dalam musim pancaroba daerah-daerah tapal kuda perlu mewaspacai angin puting beliung dengan ditandai hujan lebat, angin kencang dan petir.
“Waspada terhadap adanya petir dan angin puting beliung, hal ini terlihat jika sore hari terjadi kumpulan awan hitam di langit,” ujarnya.
Anjar mengatakan, untuk akhir bulan April hingga Mei ini intensitas gelombang laut masih terlihat normal, sehingga aman bagi para nelayan yang akan mencari ikan di laut. Meskipun kondisi gelombang laut cukup normal, namun para nelayan harus tetap waspada dengan adanya petir jika terjadi hujan pada sore hingga malam hari.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




