Kegiatan bakti sosial TNI dan masyarakat membersihkan sisa longsor. foto: soewandito/ BANGSAONLINE
NGANJUK, BANGSAONLINE.com-Hujan yang mengguyur wilayah Kabupaten Nganjuk beberapa hari terakhir mengakibatkan tebing yang ada di Dusun Makuto Desa Bareng Kecamatan Sawahan mengalami longsor.
Kejadian yang tiba-tiba ini membuat gugup warga sekitar. Warga tidak menyangka kalau tebing yang ada di perkampungan ini akan ambrol. Beruntung dalam kejadian itu tidak ada korban jiwa.
BACA JUGA:
- HUT ke-1089 Nganjuk, Bupati Tekankan Sejarah Manusuk Sima dan Ajak Warga Bersinergi
- Bupati Kediri, Jombang dan Nganjuk Rembug Pembangunan Flyover Mengkreng
- Pasar Murah di Nganjuk Diserbu Warga, Gubernur Khofifah: Kendalikan Inflasi, Stabilkan Harga Bapok
- Kejati Jatim Bekali Ribuan Santri Ponpes Al Ubaidah Wawasan Kebangsaan dan Toleransi Beragama
Akibat dari longsor tersebut jalan desa yang menghubungkan Dusun Makuto dengan pusat Desa Bareng juga kecamatan Sawahan terputus. Sehingga warga setempat untuk menjalankan aktifitasnya harus memutar melalui jalan alternative yang jaraknya tak kurang dari 7 kilometer.
Yang paling kasihan anak-anak sekolah, hari pertama masuk sekolah harus berjibaku dengan lumpur untuk menuju sekolahnya. Melihat kondisi seperti ini, sejumlah aparat TNI dari Koramil 0810/05 Sawahan diturunkan untuk membantu warga membersihkan lumpur sisa longsor.
Selain itu bakti social yang dilakukan untuk menata kembali jalan makadam yang terputus akibat longsor tersebut. Kegiatan yang dipimpin Danramil 0810/05 Sawahan Kapten Inf. Surahman, melibatkan puluhan anggota TNI dan juga warga masyarakat, saat ini
sudah memasuki hari kedua.
”Kami juga sudad menurunkan anggota untuk melakukan bhakti social di sini, karena belum selesai maka hari ini kami datangkan kembali anggota kami,” ungkap Surahman, Rabu (6/1).
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News






