Jalinan gen. foto: repro telegraph.co.uk
LONDON, BANGSAONLINE.com - Imperial College London telah menemukan dua jaringan gen, yang menentukan, apakah dia akan cerdas atau tidak.
Subhanallah! Gen ini ternyata dapat dimanipulasi untuk meningkatkan kekuatan otak.
BACA JUGA:
- Inovasi Penjernih Foto Berbasis AI Ini Bisa Diakses Gratis Lewat Browser
- Perbandingan Mekari Talenta vs Workday, Aplikasi HRIS Mana yang Paling Cocok Untuk Perusahaan Anda?
- Bocoran Desain iPhone Fold Semakin Kuat, Diperkirakan September 2026 Rilis
- WhatsApp Akan Rilis Paket Premium, Bisa Pin 20 Chat dan Ganti Icon
Para peneliti percaya, untuk beberapa penelitian sebelumnya, kecerdasan diwarisi dari garis keluarga, dengan jumlah kisaran 75 persen. Sisanya, dibentuk faktor lingkungan seperti sekolah dan kelompok sosial.
Namun saat ini, pendapat itu bisa berubah total. "Penelitian kami menunjukkan bahwa ada kemungkinan untuk memodifikasi gen otak, agar otak menjadi kian cerdas,” kata Dr Michael Johnson, dari Imperial College London
Mereka menyamakan, jaringan gen untuk sebuah tim sepak bola. Ketika semua pemain berada dalam posisi tepat, otak berfungsi optimal. Yaitu kejernihan pikiran, atau biasa disebut kecepatan daya tangkap atau kepandaian.
Namun ketika gen dalam urutan yang salah, dapat menyebabkan kebodohan berpikir, atau gangguan kognitif, bahkan serius.
Para ilmuwan percaya bahwa harus ada 'master saklar' yang mengatur jaringan, dan jika bisa menemukan itu, mereka bisa membuat jenius semua orang.
"Kita tahu bahwa genetika memainkan peran utama dalam kecerdasan, tetapi sampai sekarang belum diketahui gen yang relevan," kata Dr Michael Johnson, yang juga peneliti utama dari Departemen Kedokteran di Imperial College.
Klik Berita Selanjutnya
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




