Aksi Duarte yang meletakkan ular dan katak di mulutnya foto: repro telegrahp/jacundá/Newsflare
RIO DE JENEIRO, BANGSAONLINE.com – Seorang aktivis dan penjinak hewan berbisa, Arteval Duarte, melakukan aksi protes yang membahayakan jiwanya sendiri. Karena ‘kemarahannya’ atas pembabatan hutan Amazon yang terus menerus, dia menempatkan seekor katak berbisa dan ular berbisa di mulutnya, dalam kurun beberapa detik, sebelum memuntahkan dua hewan ini, membiarkan kembali ke alam liar.
Duarte mengatakan ia melakukan aksi protes dengan caranya, karena tidak setuju penebangan hutan Amazon.
BACA JUGA:
- BPKP Apresiasi Satgas PKH Ungkap Illegal Logging Rp240 Miliar di Gresik
- Hakim PN Tuban Vonis Penebang Kayu Jati Milik Perhutani 10 Bulan dan Denda Rp500 Juta
- Penebangan Pohon di Sumber Air Kediri Marak, Pelaku Bisa Dipidanakan
- Kuasa Hukum Tersangka Pencuri Kayu Sonokeling di Pasuruan Ungkap Dalang Aksi Penebangan
Aksinya ini cukup menarik perhatian. Lebih-lebih sosok Duante yang memang dikenal sebagai penjinak hewan berbisa, dan melatih dirinya selama 15 tahun terakhir.
Nah, kalau menjinakkan hewan berbisa, mungkin Duante sudah mumpuni, tapi akankah dia mampu menjinakkan ’mulut berbisa’?
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




