ilustrasi terminal kargo
JEMBER, BANGSAONLINE.com - Pemerintah Kabupaten Jember nampaknya akan segera mewujudkan pembangunan terminal cargo pada tahun 2016. Untuk tahap awal, alokasi anggaran pembangunan terminal bongkar muat barang hanya untuk perencanaan, sedangkan untuk pengerjaan fisik bisa dikerjakan pada pertengahan tahun 2016.
Lokasi terminal cargo rencananya akan ditempatkan di pinggiran kota, yakni di wilayah Kelurahan Kranjingan Kecamatan Sumbersari, dengan alokasi anggaran sebesar Rp 33,1 miliar, yang berasal dari APBD Kabupaten Jember.
BACA JUGA:
- Gus Fawait Raih Penghargaan di HPN 2026
- RSD dr Soebandi Jadi RS Pendidikan Dokter Spesialis, Gus Fawait: Layanan Setara di Surabaya
- Hapus Denda Pajak hingga 30 Juni 2026, Gus Fawait: Warga Tetap Wajib Bayar Pokok Pajak
- Targetkan Renovasi 1.000 RTLH pada 2026, Gus Fawait Galakkan Program Pengentasan Kemiskinan
Penjabat Bupati Jember Supaad, menjelaskan, berdasarkan Peraturan Pemerintah Nomor 25 Tahun 2015, sebelum dimulainya pekerjaan proyek, harus diawali dengan perencanaan yang meliputi perencanaan konstruksi, desain lengkap, serta analisis dampak lingkungan.
“Jika tahap perencanaan sudah selesai dan lengkap, masih perlu dilakukan kajian lebih lanjut, terminal kargo itu diminati masyarakat atau tidak. Jika semua persyaratan sudah terpenuhi, paling cepat pertengahan tahun 2016 baru bisa dimulai pengerjaan secara bertahap dengan mempertimbangkan skala prioritas," papar Pj Bupati Jember Supaad.
Sementara Kepala Dinas Perhubungan Jember, Isman Sutomo, mengatakan, terminal kargo merupakan kebutuhan yang sangat mendesak untuk mengantisipasi terjadinya kemacetan yang ada di dalam kota.
Saat ini, lanjut Isman, Dinas Perhubungan sedang melakukan perencanaan anggaran untuk pembangunan terminal kargo tersebut. "Ya, proyek pembangunan terminal jasa cargo di Jember, segera direalisasikan pada 2016 mendatang. Kita sekarang lagi menyiapkan master plan dengan DED-nya," ungkap Isman Sutomo.
Klik Berita Selanjutnya
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




