Cawabup, Moh Qosim ketika hadiri launching Korelasi. foto: syuhud/BANGSAONLINE
Pada kesempatan itu, Qosim juga membantah, kalau SQ selama lima tahun menjabat pernah menghapus dana bantuan sosial dan hibah seperti yang didengung-dengungkan. "Sampai saat ini bantuan itu masih ada. Cuma tidak diperuntukkan bagi masyarakat keseluruhan. Yang kaya tidak boleh. Karena Permendagri nomor 32 tahun 2011,aturannya seperti itu," terangnya.
Sementara H. Agus Maksum Faqih mengatakan, mendukung SQ karena peduli dan menghidup-hidupkan peninggalan waliyullah selama lima tahun memimpin Gresik. "Ini yang saya kagum dan tidak terjadi di daerah lain," katanya.
BACA JUGA:
- Menakar Bibit Cabup-Cawabup Pilkada Gresik 2020 (5): Ada Wacana Munculkan Figur Kades
- Menakar Bibit Cabup-Cawabup Pilkada Gresik 2020 (2): PDIP Berharap Pemimpin dari Gresik Selatan
- Menakar Bibit Cabup-Cawabup Pilkada Gresik 2020 (1): Ini 4 Figur yang Diperkirakan bakal 'Berlaga'
- Qosim Ditunjuk jadi Wakil Ketua PKB Gresik, Sambari Janji Kawal untuk Pilkada 2020
Karena tatanan yang sudah bagus selama lima tahun itu, jangan dirubah-rubah lagi. "Makanya pada 9 Desember nanti ajak keluarga untuk coblos SQ," pungkasnya. (hud/rev)
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




