MERUSAK: Relawan Risma-Whisnu mencopoti AKP yang dipaku di pohon, kemarin. foto: maulana/BANGSAONLINE
SURABAYA, BANGSAONLINE.com - Jubir Tim Kampanye Risma-Whisnu, Didik Prasetiyono menegaskan, Tim Risma-Whisnu berkomitmen untuk menjaga konservasi lingkungan. Termasuk dengan tidak menggunakan pohon sebagai tempat pemasangan alat peraga kampanye (APK).
Pernyataan ini disampaikan Tim Kampanye Risma-Whisnu, terkait adanya penertiban APK yang terpasang menggunakan staples di pohon di Jalan Tambaksari dan Jalan Ambengan, oleh panwas dan dibantu relawan pasangan Risma-Whisnu.
BACA JUGA:
- PDIP Minta Mahar Hingga Rp 10 M, Cawawali Surabaya Punya Uang Berapa?
- PKB Intruksikan Kader Sosialisasikan Fandi Utomo sebagai Cawali Surabaya
- Di Depan 700 Kiai MWCNU-Ranting NU se-Surabaya, Kiai Asep: Wali Kota Surabaya Harus Kader NU
- Rekap Pilkada Surabaya Tingkat Kecamatan Selesai: Risma-Whisnu 86,35%, Rasiyo-Lucy 13,65%
"Kami sudah dapat konfirmasi dari tim kampanye tingkat kecamatan di Tambaksari, sore ini alat peraga yang terpasang di pohon telah dilepas oleh tim relawan dengan gotong royong bersama-sama," kata Didik Prasetiyono, Rabu (18/11).
Menurut Didik, Tim Kampanye Risma-Whisnu minta posko di tingkat kecamatan melakukan investigasi terhadap siapa yang melakukan hal tersebut. Tim Risma-Whisnu juga langsung mengirim tim sweeping relawan untuk melakukan pembersihan.
"Fakta ini mungkin bisa menjadi otokritik bagi kita semua, akibat keinginan masyarakat level akar rumput untuk menggenjot sosialisasi pilkada yang memang tampak senyap," ujarnya. (lan/rev)
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




