JOMBANG, BANGSAONLINE.com - Untuk mengantisipasi datangnya musim hujan dan potensi angin puting beliung, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Jombang bekerja sama dengan Dinas Pekerjaan Umum Kabupaten Jombang melakukan pemotongan rating dan pohon yang dinilai rawan tumbang saat datangnya musim penghujan.
Kepala pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Jombang, Nur Huda mengatakan, prediksi dari Badan Meterologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG), hujan di Kabupaten Jombang yang mulai awal Desember mendatang memberikan informasi akan adanya potensi puting beliung.
BACA JUGA:
- Perkuat Pembangunan, DPRD Jombang Bahas Raperda Jasa Konstruksi
- Tingkatkan Kualitas Infrastruktur, DPUPR Jombang Sertifikasi 60 Operator Alat Berat
- Lewat Program Balik Gratis 2026, Pemkab Jombang Berangkatkan 300 Warga ke Jakarta
- Pastikan Stabilitas Pangan Jelang Ramadan, Bapanas dan Pemkab Jombang Pantau Harga di Pasar Pon
"Pohon- pohon perlu diinvertarisir, mana yang rawan tumbang dan mana yang tidak, yakni dengan cara merapikan pohon dan merobohkan jika memang diperlukan," ujarnya saat ditemui sejumlah media di Jalan Wahid Hasyim, Jombang, Selasa (10/11/2015).
Nur Huda menambahkan, selain invetarisir pohon, pihaknya juga berkoordinasi dengan Dinas terkait untuk antisipasi wilayah rawan longsor, puting beliung dan bencana lain akibat datangnya musim hujan.
"Sudah satu minggu koordinasi dengan Dinas, terkait persiapan menghadapi musim penghujan. Ada 11 kecamatan rawan bencana yang ada di Kabupaten Jombang. Untuk itu kita harus lebih waspada saat mengahdapi musim.penghujan saat ini," pungkasnya.
Pantauan wartawan, sejumlah pohon yang ada di sepanjang jalan Wahid Hasyim Kabupaten Jombang, dipotong ratingnya dan beberapa ditebang karena kondisi pohon yang mengering dan akarnya sudah dirasa tidak kuat lagi. (ony/rev)
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




