HANGUS: Backhoe yang terbakar saat ditinggal kencing. foto: haris/BANGSAONLINE
LAMONGAN, BANGSAONLINE.com - Diduga akibat hubungan pendek arus listrik (korslet), sebuah eksavator atau backhoe ludes dilalap api saat dipakai mengerjakan proyek pembangunan perumahan Galadriel Regency di Desa Surabayan, Kecamatan Sukodadi, Selasa (27/10/2015).
Keterangan sejumlah saksi mata menyebutkan, kejadian itu bermula saat backhoe dalam keadaan hidup usai dipakai mengeruk tanah di lokasi proyek. Saat itu operator backhoe, Hendrik (45) meninggalkan mesin dalam keadaan hidup untuk kencing.
BACA JUGA:
- Rumah dan Kandang Kambing di Lamongan Terbakar, Satu Ekor Mati Terpanggang
- 4 Rumah Warga di Sekaran Lamongan Ludes Dilalap Api, Kerugian Ditaksir Tembus Rp400 Juta
- Dua Rumah di Lamongan Ludes Terbakar, Ibu dan Anak Tewas Terpanggang
- Kebakaran Pabrik Spare Part di Lamongan Berhasil Dipadamkan, Kerugian Ditaksir Capai Rp 1 Triliun
"Saat itulah terdengar dup.. ledakan kecil yang langsung membakar backhoe," ungkap petugas Teknis Lapangan Muhammad David.
Tahu api membesar, para pekerja berupaya memadamkan api dengan cara menyiramkan air galon. "Api sudah membesar apalagi merembet ke tangki bahan bakar dan sempat terdengar ledakan kecil," ujarnya.
Api baru padam setelah satu unit PMK Lamongan datang ke lokasi untuk melakukan pemadaman dan pembasahan meskipun backhoe terlanjur sudah ludes dilalap api.
Kapolsek Sukodadi, Iptu Beni Ulang melalui Paur Subbag Humas Polres Lamongan, Ipda Raksan yang dikonfirmasi menyatakan bahwa terbakarnya backhoe ini diduga karena hubungan pendek arus listrik.
"Dari keterangan sejumlah saksi, api berasal dari sejumlah kabel yang memercikkan api dan menyambar bahan bakar solar sehingga api dengan cepat membesar," ungkapnya.
"Kerugian akibat kejadian ini ditaksir mencapai ratusan juta rupiah dan alat tersebut sifatnya menyewa," tandasnya. (ais/rev)
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




