Supriyanto, Ketua DPD Gerindra Jawa Timur. foto: inilah
SURABAYA, BANGSAONLINE.com - Supriyanto, Ketua DPD Partai Gerindra Jawa Timur memastikan, hingga saat ini partainya masih konsisten untuk tidak ikut dalam proses pemilihan kepala daerah di Kota Surabaya dan Kabupaten Pacitan. "Sebagai partai harus konsisten, di Surabaya kita abstain juga di Pacitan," kata Supriyanto, Kamis (15/10/2015).
Menurut dia, alasan utama abstainnya Gerindra karena partai yang didirikan Prabowo Subianto ini tak mau meninggalkan kawan dan tak mau disebut sebagai partai yang tak konsisten.
BACA JUGA:
- PDIP Minta Mahar Hingga Rp 10 M, Cawawali Surabaya Punya Uang Berapa?
- PKB Intruksikan Kader Sosialisasikan Fandi Utomo sebagai Cawali Surabaya
- Di Depan 700 Kiai MWCNU-Ranting NU se-Surabaya, Kiai Asep: Wali Kota Surabaya Harus Kader NU
- Rekap Pilkada Surabaya Tingkat Kecamatan Selesai: Risma-Whisnu 86,35%, Rasiyo-Lucy 13,65%
"Gerindra itu paling ndak mau meninggalkan kawan. Kita tahu sendiri di Koalisi Majapahit itu keputusannya yang jelas minta diundur 2017, dan kami harus konsisten. Parpol itu ndak boleh plin-plan," ujarnya.
Selain itu, Gerindra melihat pilkada di Surabaya dan Pacitan memang sudah kacau dari awal sehingga Gerindra tak mau terlibat dalam aksi kekacauan ini. Apalagi mencari sosok calon untuk melawan incumbent untuk saat ini tidaklah mudah. "Kalau lawannya biasa kan kasihan habiskan duit. Jadi saya ndak mau," ujarnya. (ssnet)
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




