SIMBOL - Paslon Risma-WS dan paslon Rasiyo-Lucy menunjukkan simbol nomor urut yang diperolehnya usai pengundian nomor urut Pilwali Surabaya 2015 di kantor KPU Kota Surabaya, Jumat (25/9). foto: maulana/BANGSAONLINE
SURABAYA, BANGSAONLINE.com - Pengundian nomor urut pasangan Calon Wali Kota dan Wakil Wali Kota Surabaya telah dilakukan di Kantor KPU Kota Surabaya, Jumat (25/9). Dalam pengundian tersebut, pasangan petahana Tri Rismaharini-Whisnu Sakti Buana (Risma-WS) memperolah nomor urut dua. Sedangkan pasangan Rasiyo-Lucy Kurniasari, (Rasiyo-Lucy) memperoleh nomor urut satu.
Meskipun masa kampanye baru akan dimulai pada 27 September mendatang, kedua pasangan calon memanfaatkan kesempatan tersebut untuk memamerkan atribut dan slogan (tagline) masing-masing. Pasangan Risma-WS yang mendapatkan nomor urut 2, mengenalkan slogan berbahasa Inggris "Risma-Whisnu: Now and Then".
BACA JUGA:
- PDIP Minta Mahar Hingga Rp 10 M, Cawawali Surabaya Punya Uang Berapa?
- PKB Intruksikan Kader Sosialisasikan Fandi Utomo sebagai Cawali Surabaya
- Di Depan 700 Kiai MWCNU-Ranting NU se-Surabaya, Kiai Asep: Wali Kota Surabaya Harus Kader NU
- Rekap Pilkada Surabaya Tingkat Kecamatan Selesai: Risma-Whisnu 86,35%, Rasiyo-Lucy 13,65%
"Filosofi dipakainya tagline 'Now and Then' adalah untuk menggambarkan situasi pasangan Risma-Whisnu memimpin Surabaya kini dan nanti," kata Juru Bicara Pemenangan Risma-Whisnu, Didik Prasetiyono, Jumat (25/9).
Dikatakan Didik, makna dalam logo tagline memiliki arti dan filosofi tersendiri. Logo dengan icon satu "S" menunjukkan simbolisasi dwitunggal dan "S" juga melambangkan Surabaya yang hidup dalam semangat Risma dan Whisnu. "Kenyataan bahwa rakyat Surabaya bangga akan kepemimpinan incumbent selama ini dengan berbagai infrastruktur kota mulai taman, selokan dan pengelolaan saluran air untuk menghindari banjir diyakini tim Risma-Whisnu tidak bisa digoyahkan dengan cara apapun oleh lawan," kata Dikdong, sapaan Didik Prasetiyono.
Sementara itu, pasangan Rasiyo-Lucy mengenalkan slogan berbahasa Jawa Suroboyoan "mBangun Suroboyo teko Pinggiran" atau membangun Surabaya hingga pinggiran. Ketua Tim Pemenangan Rasiyo-Lucy, Agung Nugroho menyampaikan, slogan tersebut dipilih mewakili visi, misi serta program yang ditawarkan pasangan Rasiyo-Lucy.
Menurut Agung, pihak Rasiyo-Lucy beranggapan, pembangunan Surabaya hari ini masih terkonsentrasi di pusat kota. "Ke depan, seluruh Surabaya kita bangun sampai pinggiran. Agar seluruh warga Surabaya merasakan nikamtnya kue pembangunan Surabaya. Kita ingin memeratakan pembangunan," ujar Agung di kantor KPU Surabaya.
Klik Berita Selanjutnya
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




