Arus lalu lintas melewati jembatan Sembayat macet. (foto: syuhud/BANGSAONLINE)
GRESIK, BANGSAONLINE.com - Macet parah akibat jembatan dibongkar (diperbaiki,red) kembali terjadi di wilayah Kecamatan Manyar. Kali ini, proyek perbaikan jembatan yang menjadi wewenang pemerintah pusat terjadi di Jembatan Sembayat Desa Sembayat Kecamatan Manyar.
Akibat perbaikan jembatan Sembayat, pengguna jalan yang melintasi jembatan tersebut harus antre hingga berkilo-kilo meter. Jembatan yang menjadi penghubung jalan pantura Gresik-Lomongan dan Tuban ini akan diperbaiki hingga sempurna yang membutuhkan waktu hingga 60 hari kalender atau 2 bulan.
BACA JUGA:
- TMMD ke-128 Gresik Ditutup, Jalan hingga RTLH di Desa Slempit Rampung Dibangun
- Tersangka Penganiayaan Pegawai DPUTR Gresik Ditahan, Kuasa Hukum Apresiasi Langkah Kejaksaan
- Kejari Gresik Tahan Pegawai DPUTR Tersangka Penganiayaan
- Sekda Ikuti Launcing KDKMP secara Virtual, 126 Koperasi Merah Putih Gresik Siap Beroperasi
Macetnya lalu lintas di jembatan tersebut membuat para pengguna jalan yang tidak ingin terjebak macet terpaksa mencari jalur alternatif. Tidak sedikit para pengguna jalan yang akan melintas di jembatan, langsung memutar balik kendaraannya untuk mencari jalan alternatif, baik yang akan menuju kota Gresik maupun arah sebaliknya.
Sodikin (32), warga Panceng mengaku sempat terjebak di tengah-tengah jembatan yang lalu lintasnya macet. Hal ini lantaran dirinya tidak tahu informasi kalau jembatan Sembayat diperbaiki. "Saya tidak tahu kalau jembatan dibongkar, sekarang macet. Saya pilih balik saja cari jalan lain mumpung masih ada waktu," katanya.
Sementara Kepala DPU (Dinas Pekerjaan Umum) Pemkab Gresik, Ir Bambang Isdianto MM membenarkan jembatan Sembayat yang tengah diperbaiki. Ia mengatakan jika perbaikan ini dari pemerintah pusat.
Untuk menghindari kemacetan, disarankan para pengguna jalan untuk mencari jalan alternatif. Sehingga, mereka tidak terlambat sampai di tempat tujuan. "Jembatan tersebut akan dibongkar bergantian. Tahap awal satu lajur, kemudian dilanjutkan lajur berikutnya," katanya. (hud/rvl)
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




