Ternyata ini Pendidikan Soekarno Dari SD Hingga Sarjana

Ternyata ini Pendidikan Soekarno Dari SD Hingga Sarjana Soekarno saat menjadi mahasiswa Perguruan Tinggi Teknik (Technische Hogeschool, kini ITB), tahun 1922. Foto: Ist.

BANGSAONLINE.com - Presiden Soekarno salah satu tokoh proklamator kemerdekaan Indonesia yang memiliki peran penting dalam perjuangan kemerdekaan.

Ia juga dikenal sebagai sosok yang memiliki wawasan luas dan pemikiran yang visioner. Salah satu faktor yang mendukung kesuksesan Soekarno adalah pendidikannya yang tinggi.

Pria kelahiran di Surabaya pada tanggal 6 Juni 1901 ini, berasal dari keluarga bangsawan yang memiliki latar belakang pendidikan yang baik.

Ayahnya, Raden Soekemi Sosrodihardjo, adalah seorang guru sekolah dasar yang berpendidikan Belanda. Ibunya, Ida Ayu Nyoman Rai, adalah putri dari keluarga bangsawan Bali.

Soekarno memulai pendidikannya di Sekolah Dasar Hindia Belanda (HIS) di Surabaya pada tahun 1908. Setelah lulus dari HIS pada tahun 1913, ia melanjutkan pendidikannya ke Europesche Lagere School (ELS) di Mojokerto. Di ELS, Soekarno menunjukkan prestasi yang cemerlang, terutama dalam bidang bahasa dan sastra.

Pada 1916, Soekarno melanjutkan pendidikannya ke Hoogere Burgerschool (HBS) di Surabaya. HBS adalah sekolah menengah atas yang setara dengan SMA pada saat ini. Di HBS, Soekarno mulai menunjukkan minatnya terhadap bidang politik dan pergerakan nasional.

Pada tahun 1921, Soekarno lulus dari HBS dengan nilai yang memuaskan. Ia kemudian melanjutkan pendidikannya ke Technische Hoogeschool te Bandoeng (THS), yang sekarang dikenal dengan Institut Teknologi Bandung (ITB). Di THS, Soekarno mengambil jurusan teknik sipil.

Soekarno berhasil menyelesaikan pendidikannya di THS pada tahun 1926 dengan predikat cum laude. Ia menjadi orang Indonesia pertama yang meraih gelar insinyur.

Berita Terkait

BANGSAONLINE VIDEO