Gandeng Pringgodigdo Institute, Bawaslu Kota Madiun Didik para Panwascam dan PKD

Gandeng Pringgodigdo Institute, Bawaslu Kota Madiun Didik para Panwascam dan PKD Pembukaan rapat koordinasi bagi Panwascam dan PKD yang digelar Bawaslu Kota Madiun. Foto: HENDRO SUHARTONO/BANGSAONLINE

KOTA MADIUN, BANGSAONLINE.com Kota menggembleng para panitia pengawas pemilu kecamatan (Panwascam), dan panitia pengawas pemilu desa (PKD) dengan menggandeng Pringgodigdo Institute sejak kemarin, Selasa (5/12/2023). Kegiatan ini dilakukan dalam rangka memperdalam dasar-dasar hukum kepemiluan bagi mereka.

Pemilik Pringgodigdo Institute yaitu Purnomo Satriyo Pringgodigdo menyampaikan materi dalam agenda tersebut. Ia menyampaikan banyak contoh kasus yang mungkin bisa terjadi di lapangan, sebagaimana yang dijelaskannya kepada BANGSAONLINE.com.

"Saya melihat ini bagian dari kesiapan pengawas pemilu di Kota dalam menghadapi tahapan kampanye dan tahapan berikutnya. Ini merupakan langkah strategis yang patut diapresiasi. Karena kesiapan aparaturnya perlu disiapkan oleh bawaslu," paparnya, Rabu (6/12/2023).

Putnomo pun menilai bahwa pertemuan sekali ini kurang bisa maksimal bila tidak didukung kegiatan-kegiatan diskusi untuk pemantapan, dan penyamaan persepsi selanjutnya. Sehingga semakin memantapkan para petugas mengawasi kegiatan kampanye yang ada dilapangan.

"Saya rasa usai ini perlu diadakan banyak diskusi karena ini sudah ada difase yang sudah tidak mungkin lagi kita membaca. Prosesnya harus diskusi dan menyamakan persepsi," tuturnya.

Ia juga menegaskan, petugas pengawas perlu mencermati titik-titik rawan yang kemungkinan akan dilanggar oleh para peserta kampanye.

"Titik rawan pelanggaran yang bisa terjadi yaitu dari netralitas ASN, keputusan tindakan yang menguntungkan maupun merugikan, money Politic ini merupakan variabel yang harus diantipasi, dan juga tentang penerbitan STTPnya," pungkasnya.

Ketua Kota , Wahyu Sesar, juga membenarkan bahwa pelaksanaan ini sudah dilaksanakan mulai kemarin dengan harapan para jajarannya semakin mantap dalam mengawasi dilapangan.

"Memang agenda ini sudah kita mulai kemarin. Dan kita berikan materi-materi yang bisa mendukung kinerja teman-teman nantinya tatkala mereka mengawasi apakah kegiatan ini mengadung unsur kampanye atau tidak," ucapnya. (dro/mar)

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Lihat juga video 'Melanggar PPKM Darurat, Warung/Resto di Kota Madiun Bisa Ditutup Selama 3 Hari':


Berita Terkait

BANGSAONLINE VIDEO