Gelar Fasilitasi Kemitraan Pusaka, Pemkot Kediri Dorong Pelaku UMKM Masuk Retail Modern

Gelar Fasilitasi Kemitraan Pusaka, Pemkot Kediri Dorong Pelaku UMKM Masuk Retail Modern Petugas saat berada di salah satu stan UMKM. Foto: Ist

"Jadi jika ada swalayan baru yang belum ada rak khusus branding Pusaka akan kita lakukan kurasi dari awal. Tapi jika sudah ada kurasi, maka kita akan lakukan fasilitasi seperti ini untuk menambah produk yang dikurasi," katanya.

Melalui fasilitasi yang dilakukan pemkot, Edi berharap akan semakin banyak pelaku di yang dapat bermitra dengan toko modern sehingga produknya akan naik kelas dan memiliki standar yang sudah diakui.

“Ini juga dapat digunakan untuk membranding produk mereka karena sudah berhasil masuk ke swalayan sehingga sangat membantu memasarkan produk dan meningkatkan omzet penjualan,” pungkasnya.

Sementara itu, owner Zee Cookies, Devi Fatmawati, mengaku senang dan bangga dengan adanya fasilitasi kemitraan yang diadakan Pemkot Kediri. Pasalnya, melalui kegiatan ini produknya bisa dikurasi dan masuk ke pasar modern atau swalayan.

"Alhamdulillah, produk saya sudah memiliki NIB, PIRT, dan sertifikat halal. Hal tersebut tentu lebih memudahkan produk saya untuk bisa masuk ke pasar modern," ungkapnya.

Ditanya perihal usahanya, Devi mengaku usaha kue keringnya sudah ia geluti hampir tiga tahun. Selain offline, ia juga sudah merambah pemasaran melalui online.

"Selama ini pemasaran yang saya lakukan melalui media sosial seperti facebook, instagram, dan untuk offline juga sudah ada di toko oleh-oleh dan salah satu swalayan di ," tuturnya.

Dengan adanya fasilitasi ini, Devi berharap produk bisa masuk ke pasar modern dan produknya bisa semakin diterima masyarakat. (uji/rev)

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Berita Terkait

BANGSAONLINE VIDEO