Sekjen DPP PDIP Hasto Kristianto menunjukkan KTA PDIP milik Tri Rismaharini. Tampak disampingnya Whisnu Sakti Buana. (maulana/BANGSAONLINE)
SURABAYA, BANGSAONLINE.com - Tri rismaharini dan Whisnu Sakti Buana secara resmi dicalonkan PDIP sebagai pasangan calon Wali Kota dan Wakil Wali Kota pada Pilkada Surabaya 2015. Rekomendasi DPP PDIP dalam Rapat Kerja Cabang Khusus (Rakercabsus) di Gedung Wanita itu disampaikan Sekjen DPP PDIP Hasto Kristianto, Rabu (8/7).
Dalam penetapan sebagai calon wali kota, Risma yang saat ini masih menjabat Wali Kota Surabaya mengenakan jaket kebesaran PDIP. Hal itu menunjukkan mantan kepala Badan Perencanaan dan Pembangunan Kota ini telah menjadi kader partai berlambang kepala Banteng.
BACA JUGA:
- PDIP Minta Mahar Hingga Rp 10 M, Cawawali Surabaya Punya Uang Berapa?
- PKB Intruksikan Kader Sosialisasikan Fandi Utomo sebagai Cawali Surabaya
- Di Depan 700 Kiai MWCNU-Ranting NU se-Surabaya, Kiai Asep: Wali Kota Surabaya Harus Kader NU
- Rekap Pilkada Surabaya Tingkat Kecamatan Selesai: Risma-Whisnu 86,35%, Rasiyo-Lucy 13,65%
Usai deklarasi, Tri Rismaharini, Rabu (8/7) mengaku, pencalonan dirinya merupakan amanah. Ia mengaku berat mengemban tugas sebagai Walikota. Pasalnya, ia dituntut untuk bisa mensejahterakan sekitar 3,2 juta jiwa penduduk Surabaya. “Ini adalah amanah. Ini sungguh berat. Jika saya terpilih lagi saya menanggung beban 3,2 juta jiwa,” tuturnya.
Misi dan visi untuk mensejahterakan warga Surabaya dilatari masuknya era MEA (Masyaraat Ekonomi ASEAN) akhir 2015. Ia mengaku, banyak investor menanamkan investasinya di Surabaya, terakhir dirinya menerima kunjungan dari delegasi Swiss. “Jangan sampai kita banyak kedatangan investor, tapi warga kita malah jadi penonton di wilayahnya,” tegasnya.
Sementara itu, DPC PDIP Surabaya segera membentuk tim pemenangan Pilkada Surabaya 2015, pasca penetapan pasnagan calon Wali Kota dan Wakil Wali Kota, Tri Rismaharini dan Whisnu Sakti Buana.
Ketua DPC PDIP Surabaya, Whisnu Sakti Buana, mengatakan, setelah peresmian kantor pemenangan, pihaknya segera membentuk tim pemenangan. “Kita bentuk tim pemenangan. Sekaligus peresmian kantor pemenangan di Kapuas 68,” paparnya.
Putra mantan Sekjen DPP PDIP Ir. Sutjipto mengatakan, sembari menyiapkan tim pemenangan, pihaknya menyiapkan berkas pendaftaran. “Perintah rekomendasi, mendaftarkan calon yang direkomendasi,” terangnya.
Whisnu mengaku, meski PDIP sudah menetapkan pasangan calon, pihaknya menyatakan akan membuka diri terhadap partai lain yang ingin bergabung. “Kita komunikasi dengan partai manapun yang ingin bersama kita,” terangnya.
Klik Berita Selanjutnya
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




