Petugas PMI memeriksa kebutuhan darah di PMI Lamongan. (foto: haris/BANGSAONLINE)
LAMONGAN, BANGSAONLINE.com - Jumlah pendonor darah di PMI Lamongan di Bulan Puasa Ramdhan ini mengalami penurunan hingga 60 persen dari kondisi biasanya. Namun untungnya, stok darah di PMI Lamongan masih cukup, bahkan berlebih.
Untuk meningkatkan jumlah pendonor tersebut, PMI melakukan sejumlah inovasi. Yakni seperti pengambilan darah pada malam hari di masjid-masjid seusai Sholat Tarawih.
BACA JUGA:
- Mega Guntara Terpilih Aklamasi Pimpin PMI Kota Probolinggo Periode 2026-2031
- PMI Kota Probolinggo Hadirkan Instalasi Farmasi 24 Jam untuk Masyarakat
- Bupati Gresik Tekankan Kesiapsiagaan Iklim dan Regenerasi Kader di Musker PMI 2026
- Konflik Timur Tengah Masih Panas, Disnaker Sampang Sebut Pengiriman Pekerja Migran Tetap Berjalan
“Stok darah yang ada di PMI Lamongan saat ini cukup banyak. Namun untuk mengantisipasi kebutuhan saat peningkatan arus mudik nanti, yang biasanya juga diikuti peningkatan kasus kecelakaan, PMI akan melakukan jemput bola donor darah di masjid-masjid,“ ujar Kabag Humas dan Infokom Sugeng Widodo.
Selain itu, lanjut dia, selama ini PMI sudah menyediakan snack, kaos dan beberapa souvenir kepada warga yang mau mendonorkan darahnya. “Ini juga untuk meningkatkan animo masyarakat,“ imbuh dia.
Sedangkan jika sampai terjadi kekurangan stok darah, PMI sudah menyiapkan rencana cadangan dengan mengambil stok darah dari daerah lain. Seperti dengan PMI Surabaya yang selama ini sudah terjalin kerjasama cukup baik.
Stok darah di PMI Lamongan per 24 Juni untuk Golongan A ada 111 kantong. Sedankan darah Golongan B masih ada sebanyak 115 kantong, Golongan AB sebanyak 31 kantong dan stok darah Golongan O masih tersedia 261 kantong. (ais/rvl)
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




