Jelang Pilkades Serentak Gelombang ke-2 di Bangkalan, P2KD Morombuh Diduga Tak Netral

Jelang Pilkades Serentak Gelombang ke-2 di Bangkalan, P2KD Morombuh Diduga Tak Netral Massa aksi yang tergabung dalam PAKIS saat hendak beraudiensi di DPMD Bangkalan.

BANGKALAN, BANGSAONLINE.com - Massa aksi yang tergabung dalam Pusat Analisis Kajian Informasi Strategis (PAKIS) menggelar audiensi di Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD) , Kamis (16/3/2023). Mereka menuding panitia pemilihan kepala desa (P2KD) Morombuh, Kecamatan Kwanyar, tidak netral.

Ketua PAKIS, Abdurahman Tohir, mengatakan bahwa P2KD Morombuh tidak taat dan tak menyelenggarakan tupoksinya, sebagaimana yang sudah diatur dalam Peraturan Bupati no 51 tahun 2022 tentang Pedoman pelaksanaan pemilihan kepala desa, dan pemilihan kepala desa antarwaktu.

"Ada 2 bakal calon kepala desa di Morombuh yang cacat secara administrasi, ZN merupakan bendahara P2KD dan belum mengundurkan diri. Sementara RS, merupakan pegawai BLUD di Puskesmas Burneh," ujarnya kepada BANGSAONLINE.com.

Tohir menilai, hal ini merupakan perbuatan yang sudah menyimpang dari regulasi yang ada, dan seharusnya P2KD selaku pemegang kewenangan tidak menerima 2 bakal calon, karena melanggar regulasi yang ada.

Simak berita selengkapnya ...

Lihat juga video 'Semakin Ketat, Penyekatan Jembatan Suramadu Dilakukan di Dua Sisi ':