Pejabat Jawa Timur Terjerat Kasus Jual Beli Jabatan: Ada Bupati Bangkalan dan Nganjuk

Pejabat Jawa Timur Terjerat Kasus Jual Beli Jabatan: Ada Bupati Bangkalan dan Nganjuk Pejabat Jawa Timur Terjerat Kasus Jual Beli Jabatan: Kasus Abdul Latif dan Novi Rahman. Foto: Ist

SURABAYA, BANGSAONLINE.com - Ditangkapnya Bupati Bangkalan oleh akibat kasus dugaan suap jual beli jabatan menambah daftar panjang kepala daerah di Jawa Timur yang terjerat kasus serupa.

Diketahui, Bupati Bangkalan  resmi ditangkap oleh Komisi Pemberantasan Korupsi () pada hari Rabu, 7 Desember 2022. Bupati muda itu ditangkap atas kasus dugaan suap lelang jabatan di Pemkab Bangkalan, Jawa Timur.

Ra Latif diduga menerima uang suap sebesar Rp5,3 miliar. Firli Bahuri, Ketua , mengatakan uang tersebut diduga bersumber dari lelang jabatan pimpinan tinggi (JPT) dan pengaturan proyek dari seluruh dinas di lingkungan Pemerintahan Kabupaten Bangkalan.

Dalam proses penyidikan untuk kasus Bupati Banggalan ini, meminta Direktorat Jenderal Imigrasi Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia untuk mencegah Abdul Latif berpergian ke luar negeri selama enam bulan ke depan.

Sebelumnya, telah melakukan penggeledahan 14 lokasi guna menemukan berbagai dokumen dan bukti elektronik untuk mengungkapkan peran para tersangka dan pihak terkait lainnya dalam kasus ini.

Adapun beberapa lokasi yang digeledah oleh ialah rumah pribadi Abdul Latif di Jalan Raya Langkap Burneh Bangkalan, Kantor DPRD Kabupaten Bangkalan, Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kabupaten Bangkalan, Dinas Badan Kepegawaian dan Pengembangan Kabupaten Bangkalan.

Kemudian Dinas Kesehatan Pangan, Badan Pendapatan Daerah, Dinas Perindustrian dan Tenaga Kerj, serta Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa Kabupaten Bangkalan.

Sebelum Ra Latif -sapaan Bupati Bangkalan-, sejumlah kepala daerah di Jawa Timur juga ditangkap akibat kasus suap jual beli jabatan di lingkungan pemda.

Simak berita selengkapnya ...

Lihat juga video 'Mahasiswa Indonesia Bekerja Part Time Sebagai Petani di Jepang, Viral Karena Gajinya, ini Kisahnya':