SURABAYA, BANGSAONLINE.com - Pengamat satwa Singky Soewadji menilai rencana kenaikan harga tiket masuk ke Kebun Binatang Surabaya (KBS) dari Rp 15 ribu menjadi Rp 20 ribu sudah menjadi keharusan dan tidak perlu menunggu dimulai 2016.
"Melihat harga kebutuhan pokok dan UMK serta penyesuaian di Lembaga Konservasi lain, sudah selayaknya harga tiket KBS naik. Bahkan kalau menurut saya tidak Rp 20 ribu, melainkan Rp 25 ribu," kata Singky, Jumat (24/4).
BACA JUGA:
- Revitalisasi Dikebut, 5 Pasar Tradisional Surabaya Ditarget Tuntas Pertengahan Mei 2026
- Bukan Cagar Budaya Asli, Pemkot Surabaya Hapus Status dan Bongkar Fasad Eks Toko Nam
- Pendaftaran Beasiswa Pemuda Tangguh Dibuka, Pemkot Surabaya Fokus Jemput Bola untuk Warga Desil 1-5
- Surabaya Kejar Penunggak Nafkah, Sistem Notifikasi Muncul Otomatis
Menurut dia, seharusnya rencana kenaikan tiket sudah terlaksana pada awal 2015. "Kalau sekarang hanya naik jadi Rp 20 Ribu, harusnya segera naik per 1 Mei ini, kecuali mau KBS bangkrut," katanya.
Soal kerugian di KBS, lanjut dia, bukan karena tiket murah, tapi buruknya manajemen terutama dibidang marketing KBS. Lembaga Konservasi sekelas KBS, kata dia, harus bisa menyerap 2 juta pengunjung setahun dan itu dengan asumsi tiket Rp 25 Ribu.
"Kalau sebelumnya dengan tiket hanya Rp 15 ribu dan tidak bisa menyerap 2 juta pengunjung (hanya satu juta) itu jelas kesalahan pada direksi," katanya.
Ketua Komisi B Bidang Perekonomian DPRD Kota Surabaya Mazlan Mansyur mengatakan tidak mempersoalkan jika tiket masuk KBS naik menjadi Rp 20 ribu.
Klik Berita Selanjutnya
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




