Komunitas Poligami Minta Ijin Berpoligami Dipermudah

Komunitas Poligami Minta Ijin Berpoligami Dipermudah DUA BINI - Komunitas poligami saat sarasehan di Pacet, Mojokerto. (gunadhi/BANGSAONLINE)

MOJOKERTO, BANGSAONLINE.com - Komunitas Poligami Sakinah Grup (PSG) menuntut pemerintah agar memudahkan izin ber. Desakan tersebut tercetus dalam kongres PSG selama dua hari di Mojokerto. Bahkan kini organisasi yang masih terdengar asing itu telah membentuk susunan pengurus dan visi-misi organisasi.

Penggagas PSG Diki Candra mengatakan, hasil kongres kemarin melahirkan 23 pengurus organisasi. Kiai Ja'far Shodiq terpilih sebagai ketum PSG. Sedangkan dirinya menduduki posisi bendahara. Meski belum memiliki badan hukum, menurutnya PSG sebagai wadah pergerakan ratusan anggotanya sudah tersebar di 27 daerah di Indonesia.

"Misi kami menjelaskan kepada masyarakat bahwa dicontohkan para rasul dan para sahabat. Namun, saat ini menjadi salah persepsi. Akan kami adakan kegiatan di setiap kota, berupa seminar dan pengajian. Kami juga akan mulai aktif membuat brosur dan buku," ungkap pria beristri empat ini, Senin (20/4).

Pembentukan lembaga informal ini, lanjut Diki, sekaligus mendesak pemerintah agar memudahkan proses . Menurutnya, selama ini pemerintah, dalam hal ini pengadilan agama, terkesan mempersulit izin meski istri pertama mengizinkan. Dampaknya, pelaku memilih nikah siri dengan istri mudanya.

Hal itu berakibat pada tidak jelasnya status anak hasil perkawinan siri di mata negara. Anak mereka tidak bisa memiliki akta kelahiran lantaran orang tuanya tak punya akta nikah.

"Kami ingin diizinkan selama istri pertama mengizinkan. Jangan diizinkan hanya ketika seolah-olah terjadi musibah. Kami akan membuat advokasi supaya pelaku memiliki akta nikah dan akta untuk anak mereka," beber pembina Yayasan Muallaf Tangerang ini.

Menurutnya, masih dianggap tabu oleh masyarakat. Terutama kaum hawa dianggap merasa menjadi korban praktik . Namun di tengah kontroversi yang berkembang, sekitar 70 keluarga dari berbagai daerah di Indonesia justru menggelar kongres di Villa Aizia, Desa Padusan, Kecamatan Pacet, Mojokerto, Minggu-Senin (19-20/4).

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Lihat juga video 'Video Nissa Sabyan Soal Poligami Kembali Viral':


Berita Terkait

BANGSAONLINE VIDEO