LENGANG : Suasana kantor DPRD Sumenep, Selasa (31/3) tampak sepi, dan tidak ada aktifitas yang menunjol dibandingkan pada hari-hari sebelumnya. (Faisal/SUMENEP)
SUMENEP (BangsaOnline) - Suasana gedung kantor DPRD Sumenep, sejak hari senin (30/3) kemarin tidak seperti biasanya. Bahkan gedung wakil rakyat yang berada di jalan Trunojoyo Sumenep itu tampak sepi dan tidak ada sedikitpun kegiatan yang menonjol.
Pantauan BangsaOnline.com, diruang fraksi maupun ruang komisi tidak terlihat satu orangpun alias kosong melompong. Namun diberbagai ruangan masih banyak sejumlah pejabat negara yang sedang melakukan aktifitas rutinnya.
BACA JUGA:
- DBHCHT Sumenep 2026 Turun jadi Rp33,1 M, DPRD Ingatkan Pemkab Soal Skala Prioritas Program
- Komisi IV DPRD Sumenep Pertanyakan Aliran Dana Sewa Stand MCF 2025
- Pemkab Sumenep Sampaikan Nota Keuangan atas Raperda tentang P-APBD 2025
- Seluruh Fraksi Kompak Beri Catatan pada Raperda Penyertaan Modal PT WUS dan Perlindungan Keris
Salah satunya di lantai satu. Lantai tersebut selain terdapat ruang fraksi dan ruang komisi, namun tidak terlihat satupun keberadaan wakil rakyat. Sementara di lantai dua, yang meliputi ruang rapat paripurna, kantor Sekretaris Dewan, Kabag Hukum DPRD Sumenep dan juga kantor Ketua Dewan hanya dihuni oleh staf yang berstatus PNS.
Anehnya meskipun selama sepekan terakhir yakni dari tanggal 30 Maret 2015 hingga tanggal 6 April 2015 mendatang semua wakil rakyat sedang ada agenda reses, namun sebagian warga masih berdatangan ke kantor DPRD untuk menemui wakilnya.
”Jadi, selama enam hari kedepan anggota dewan menjalankan reses. Yakni dari tanggal 30 sampai tanggal 6,” kata Wakil Ketua DPRD Sumenep Moh. Hanafi.
Dirinya menjelaskan, tujuan dilakukan reses untuk menyerap aspirasi masyarakat kecil yang nantinya akan dijadikan acuan dalam pembahasan APBD (Anggaran Pendapatan Belanja Daerah) selanjutnya.
Klik Berita Selanjutnya
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




