Sebanyak 148 Koperasi di Sidoarjo Tidak Sehat

SIDOARJO (BangsaOnline) - Keberadan di Kabupaten Sidoarjo terus meningkat setiap tahunnya. Jika tahun 2014 tercatat sebanyak 1.316 di Dinas Koperasi, UKM, Perindustrian, Perdagangan dan ESDM Kabupaten Sidoarjo, pada tahun 2015 meningkat menjadi 1.321 . Kendati demikian, 148 dinyatakan tidak sehat.

“Ada sebanyak 148 yang dinyatakan tidak sehat dalam pengelolaanya. Untuk itu Pemkab Sidoarjo terus berupaya meningkatkan kualitas yang ada. Pada tahun 2013, sebanyak 17 yang disehatkan. Kedepan dengan support Pemkab Sidoarjo, mudah-mudahan ke 148 yang tidak sehat ini segera menjadi yang sehat,” harap Kepala Dinas Koperasi, UKM, Perindustrian, Perdagangan dan ESDM (Diskop UKM, Perrindag dan ESDM) Sidoarjo, Fenny Apridawati.

Sementara itu, sebanyak 166 pengelola Koperasi Simpan Pinjam/Unit Simpan Pinjam (KSP/USP) serta pengelola Koperasi Pondok Pesantren (Kopontren) dan Koperasi Wanita (Kopwan) yang melakukan kegiatan simpan pinjam di lingkungan Sidoarjo mendapatkan bimbingan teknis (bimtek) dari Wakil Bupati (Wabup) H MG Hadi Sutjipto di pendopo Delta Wibawa, Senin (30/03).

Bimtek tersebut tujuannya menciptakan dan mengembangkan iklim serta mendorong pertumbuhan dan permasyarakatan . Selain itu, pelatihan maupun pendidikan serta penyuluhan dan penelitian peran terus diberikan Pemerintah Kabupaten Sidoarjo kepada pelaku peran. Tidak hanya itu, fasilitas permodalan juga diberikan dengan segala kemudahannya dalam memperkokoh permodalan yang ada di Sidoarjo.

“Melalui bimtek kali ini, yang ada nantinya dapat mempertegas sasaran layanan yang diberikannya. Apakah yang dikelola tersebut sebagai badan hukum usaha atau sebagai Lembaga Keuangan Mikro (LKM),” tegasnya.

Ditambahkan Hadi Sutjipto, mulai tahun 2016 mendatang OJK (Otoritas Jasa Keuangan) akan turut memantau usaha dengan layanan non anggota. Untuk itu pengelola diharapkan dapat mempertimbangkan jenis usaha dan sasaran layanan yang akan dipilih. Sehingga akan tercapai sinergi antara pemerintah dengan dalam mensejahterahkan masyarakat, khususnya masyarakat Sidoarjo.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Berita Terkait

BANGSAONLINE VIDEO