“Investment of human skill terus kita lakukan dari berbagai sektor. Tapi investasi mental itulah yang kita harap banyak dikawal, dibina, dan dibimbing terutama yang berbasis pondok pesantren dan pengasuh-pengasuh putri pemilik pesantren yang dikomando oleh ulama putri,” ujar Khofifah.
Ia juga menyoroti kegiatan para ulama perempuan di mana mereka bisa berdaya dan mengonsolidasikan pemikiran serta gerakan aktivitasnya.
“Kesetaraan dalam upaya memajukan antara laki-laki dan perempuan apakah di sektor yang berbasis keagamaan kemudian diversifikasi profesinya bisa seiring. Diversifikasi harus dilakukan oleh mereka yang punya basis keagamaan yang baik karena pada posisi saat ini kita membutuhkan investasi mental,” jelasnya.
Sementara itu dalam kesempatan yang sama, Wali Kota Kediri Abdullah Abu Bakar meminta doa dari para ulama agar Pemerintah Kota Kediri bisa mengatasi pandemi bersama-sama.










