Koordinator Aliansi LSM Peduli Pemulihan Ekonomi Kota Probolinggo, Kamari mengatakan jika anggaran yang digelontorkan untuk pembangunan RSUD baru tersebut dinilai kurang tepat. Pasalnya, di tengah pandemi kondisi perekonomian masyarakat dinilai lebih layak mendapat prioritas kinerja pemerintah daripada membangun RSUD baru.
"Maksimalkan aja keberadaan RSUD yang ada, yakni RSUD dr. Mohammad Saleh dengan baik. Berikan pelayanan yang terbaik, jangan hanya ingin bangun RSUD baru," ujar Kamari usai menyerahkan somasi tertulisnya.
Kamari menduga pembangunan rumah sakit baru Kota Probolinggo bernuansa politis, karena tidak masuk kebutuhan yang urgen.
"Pembangunan rumah sakit penting. Tapi, yang terpenting saat ini adalah keberlangsungan hidup masyarakat. Di tengah perekonomian yang lesu karena pandemi, jauh lebih baik jika anggaran untuk beton dialihkan untuk pemulihan ekonomi," tegasnya.










