Pihaknya juga mengundang sejumlah peserta yang berasal dari kalangan mahasiswa. Ada dari IAIN Kediri, Universitas Pawyatan Daha Kediri, Universitas Brawijaya (UB) Kediri, Universitas Nusantara PGRI Kediri, Universitas Kadiri, dan Universitas Islam Kadiri (Uniska).
Sementara itu, dalam pemaparannya, Dr Prilani mengatakan latar belakang FGD ini salah satunya adalah adanya permasalahan pengelolaan media. Yakni yang ditandai dengan penurunan oplah media cetak, tidak signifikannya pendengar radio, bahkan market share industri televisi yang terus menurun.
Fenomena ini, katanya, terjadi karena perkembangan teknologi komunikasi yang merubah pola konsumsi media dengan bertumpu pada new media dan media sosial.
Karena itu, dosen yang akrab disapa Mas April ini menyarankan perguruan tinggi yzang mempunyai konsen dalam bidang komunikasi maupun jurnalistik, harus mengikuti fenomena ini dengan menyesuaikan kurikulum maupun sarana dan prasarana seperti laboratorium. Di sisi lain kompetensi pengajar juga didasarkan pada aspek kebutuhan secara profesional.










