Tekan Laju Covid-19, HKTI Donasikan Ribuan Dosis Ivermectin ke Bangkalan

Tekan Laju Covid-19, HKTI Donasikan Ribuan Dosis Ivermectin ke Bangkalan Ketua DPD Perempuan Tani HKTI Jatim, Lia Istifhama (kiri) didampingi oleh pengurus PT HKTI Jatim, Shofi Shofiyah diterima Kadinkes Bangkalan, Sudiyo di kantornya. foto: istimewa

“Meskipun, tentunya harus tetap disiplin menjalankan protokoler kesehatan dalam semua aspek kehidupan,” kata Lia menambahkan.

melalui keterangan tertulis, mengaku pernah mengonsumsi Ivermectin. Selama mengkonsumsi obat tersebut, mengaku tidak mengalami efek negatif.

“Jadi kita lihat positifnya, jangan kita lihat negatifnya karena kita saat ini menghadapi sebuah situasi yang cukup emergency untuk ditangani,” kata Panglima TNI periode 2013-2015 ini.

Beberapa pemberitaan menyebut jika Ivermectin tidak lagi menjadi obat Covid-19 di India. Namun data berbeda diungkapkan Thedesertreview.com menyatakan Invermectin mampu menurunkan kasus Covid-19 sebanyak 97 persen. Dalam rilis tersebut, dijelaskan bahwa beberapa wilayah di luar negeri yang telah mengkonsumsi ivermectin adalah Delhi sebanyak 97 persen (28,395 turun jadi 956), Uttar Pradesh 95 persen (37.944 turun jadi 2.014), Goa 85 persen (4.195 turun jadi 645), Karnataka 60 persen (50.112 turun jadi 20.378), dan Uttarakhan 87 persen (9.642 turun jadi 1.226).

Sebaliknya, daerah yang tidak memilih ivermectin adalah Tamil Nadhu 173 persen (10.986 naik jadi 30.016), Odisha 50 persen (4.761 naik jadi 7.148), Assam 240 persen (1.651 naik jadi 5.613), Arunachal Pradesh 656 persen (61 naik jadi 461), dan Tripura 828 persen (92 naik jadi 854).

Data data tersebut, disimpulkan bahwa hanya Tamil Nadhu, wilayah yang tidak menggunakan Ivermectin melonjak dari paparan Covid-19 dari 10,986 menjadi 36,184 atau meningkat tiga kali lipat. Masih dalam laman yang sama, Dr Pierre Kory pada 8 Desember 2020 mengatakan bahwa Ivermectin melenyapkan virus Covid-19. Di depan Senat AS, ia menganjurkan untuk memakai Ivermectin, tetapi saran tersebut tidak diindahkan.

Hasilnya pada 8 Januari, hanya empat minggu kemudian, kasus harian Covid-19 di Amerika Serikat meningkat dari 219 ribu menjadi 300 ribu, dan kematian meningkat dari 2,821 menjadi 3.895. Jadi lebih banyak orang Amerika yang meninggal, gara-gara kebijakan kesehatan yang mengabaikan Ivermectin. (mdr/ian)

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Lihat juga video 'Semakin Ketat, Penyekatan Jembatan Suramadu Dilakukan di Dua Sisi ':


Berita Terkait

BANGSAONLINE VIDEO