Rabu, 04 Agustus 2021 14:00

Safari KB, DP3AP2KB Kota Kediri Gelar Pelayanan IUD dan Implan Gratis, Targetkan 400 Akseptor

Jumat, 18 Juni 2021 00:25 WIB
Editor: Revol Afkar
Wartawan: Muji Harjita
Safari KB, DP3AP2KB Kota Kediri Gelar Pelayanan IUD dan Implan Gratis, Targetkan 400 Akseptor
Petugas Puskesmas Pesantren 2, saat akan memanggil calon akseptor KB IUD dan Implan. foto: ist.

KEDIRI, BANGSAONLINE.com - Sejumlah ibu tampak mengantre di depan Poli KIA-KB Puskesmas Pesantren 2 Kota Kediri, Kamis (17/06) pagi. Mereka terdaftar sebagai akseptor (penerima) KB IUD dan Implan dari Program Safari KB “Sejuta Akseptor KB”.

Program tahunan DP3AP2KB ini diselenggarakan untuk memberikan pelayanan alat kontrasepsi masyarakat sekaligus menyambut Hari Keluarga Nasional 2021 pada tanggal 20 Juni 2021. Bekerja sama dengan Dinas Kesehatan Kota Kediri, akan ada kuota 400 calon akseptor KB IUD dan Implan yang dapat diterima di 9 Puskesmas di Kota Kediri.

“Untuk kecamatan Mojoroto 133 calon akseptor, serta 134 akseptor untuk Kecamatan Pesantren dan Kota,” kata Yudi Erwanto, Kabid Keluarga Berencana DP3AP2KB Kota Kediri.

Lilis Susiani, 45, warga Kelurahan Burengan, dan 3 akseptor lainnya mendaftar melalui Kader KB di lingkungan rumah. “Menurut saya KB Implan lebih aman, karena sebelumnya pakai KB pil kurang cocok,” kata Lilis. Alasan lainnya, ia ingin memberi jarak kehamilan untuk tumbuh kembang anak lebih maksimal.

BACA JUGA : 

PPKM Level 4 Diperpanjang, Wali Kota Kediri Pastikan Terus Galakkan Tracing dan Testing

Pemkot Kediri Gencarkan Tracing dan Testing Antisipasi Membeludaknya Kasus Covid-19

Klinik di Kota Kediri Dilarang Tolak Pasien Ibu Hamil Terkonfirmasi Positif Covid-19

Wali Kota Kediri Ikuti Zikir dan Doa Kebangsaan 76 Tahun Indonesia Merdeka Secara Virtual

Sampai tanggal 22 Juni 2021, warga Kota Kediri dapat mendaftar melalui kader KB kelurahan dengan membawa KTP dan BPJS atau KIS jika punya.

“Kegiatan ini gratis, karena didukung oleh DP3AP2KB sehingga yang belum memiliki KIS pun dapat,” ujar Savitri Niwahyu, Penanggung Jawab Program KB Puskesmas Pesantren 2. Sebelum pemasangan KB, akseptor akan diperiksa dan dicek untuk antisipasi adanya kontraindikasi.

“Semoga dengan adanya program ini, warga Kota Kediri bisa memanfaatkan kesempatan dengan baik,” harap Dwi Nugerahini, Kepala Puskesmas Pesantren 2.

Puskesmas Pesantren 2 melayani penerima KB dari Kelurahan Tosaren, Jamsaren, Burengan, Singonegaran, Pakunden, dan Tinalan. Dijadwalkan per hari melayani satu kelurahan dengan target 9 penerima. Selain Puskesmas Pesantren 2, warga Kota Kediri wilayah Kecamatan Pesantren dapat mengunjungi Puskesmas Pesantren 1, dan Puskesmas Ngletih.

Sementara itu, Wali Kota Kediri Abdullah Abu Bakar menyampaikan, Pemkot Kediri akan tetap menjaga rasio akseptor KB meskipun angka kelahiran bayi di Kota Kediri mengalami penurunan di tahun 2020. “Pandemi ini jangan sampai membuat kita terlena,” tegas wali kota.

Sesuai data DP3AP2KB Kota Kediri, Rasio Akseptor KB di tahun 2019 tercatat pada angka 70,7. Dicatat juga, angka kelahiran di Kota Kediri pada masa pandemi per tahun 2020 mengalami penurunan sejumlah 4.135 jiwa dibandingkan tahun 2019 sebesar 4.312 jiwa. (uji/rev)

Respons Keluhan Ojol Karena Terdampak Pandemi, ASC Foundation Bagikan Paket Sembako dan Uang Bensin
Kamis, 29 Juli 2021 13:40 WIB
MOJOKERTO, BANGSAONLINE.com - Muhammad Al Barra bersama Tim ASC Foundation-nya, telah menyalurkan paket sembako kepada para pedagang terdampak PPKM darurat di 12 kecamatan di Kabupaten Mojokerto. Aksi sosial ini terus dilakukan Gus Barra. Kali i...
Kamis, 15 Juli 2021 06:50 WIB
SURABAYA, BANGSAONLINE.com - Ini ide baru. Untuk menyiasati pandemi. Menggelar resepsi pernikahan di dalam bus. Wow.Lalu bagaimana dengan penghulunya? Silakan baca tulisan wartawan terkemuka Dahlan Iskan di  Disway, HARIAN BANGSA dan B...
Selasa, 27 Juli 2021 06:32 WIB
SURABAYA, BANGSAONLINE.com - Mayat korban covid yang perlu dibakar – sesuai keyakinan mereka – terus bertambah. Bahkan menumpuk. Sampai perusahaan jasa pembakaran mayat kewalahan. Celakanya, hukum kapitalis justru dipraktikkan dalam pe...
Rabu, 04 Agustus 2021 11:59 WIB
Oleh: Dr. KH. A Musta'in Syafi'ie M.Ag*69. Qaala satajidunii in syaa-a allaahu shaabiran walaa a’shii laka amraanDia (Musa) berkata, “Insya Allah akan engkau dapati aku orang yang sabar, dan aku tidak akan menentangmu dalam urusan apa pun.”70. ...
Sabtu, 17 Juli 2021 10:23 WIB
>>> Rubrik ini menjawab pertanyaan soal Islam dalam kehidupan sehari-hari dengan pembimbing Prof. Dr. KH. Imam Ghazali Said, M.A.. Kirim WA ke 081357919060, atau email ke [email protected] Jangan lupa sertakan nama dan alamat. <<...