Rabu, 04 Agustus 2021 13:55

Sasar Pedagang dan Pengunjung PGS, Swab Massal Pemkot Surabaya Diikuti 448 Orang

Rabu, 16 Juni 2021 18:05 WIB
Editor: Nizar Rosyidi
Wartawan: Indrayadi
Sasar Pedagang dan Pengunjung PGS, Swab Massal Pemkot Surabaya Diikuti 448 Orang
Swab massal di Pusat Grosir Surabaya (PGS). (foto: ist)

SURABAYA, BANGSAONLINE.com - Jika sebelumnya Satgas Covid-19 Surabaya menggelar swab dadakan di Pasar Atom, kali ini swab massal dilakukan di Pusat Grosir Surabaya (PGS). Satgas gabungan yang terdiri dari Polri, BPB Linmas, Satpol PP, serta tenaga kesehatan (nakes) Dinkes Kota Surabaya langsung mengajak para pedagang dan pengunjung untuk ikut tes swab massal.

Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Surabaya Febria Rachmanita mengatakan, swab hunter ini akan terus dilakukan dengan menyasar lokasi yang menjadi titik kumpul masyarakat. Supaya pelaksanaannya semakin masif, swab dadakan dilaksanakan sekaligus di dua titik lokasi. Pertama di depan pintu masuk PGS yang digunakan untuk melayani para pedagang.

“Lalu yang kedua di lantai 5, kami khususkan untuk pengunjung karena aksesnya sangat strategis. Pengunjung keluar masuk dari satu pintu,” kata Febria, Rabu (16/6/2021).

Dia menerangkan, dalam swab massal tersebut total ada 448 orang. Dari angka itu, sebagian besar diperoleh dari para pedagang. Pihaknya berterima kasih kepada seluruh pedagang yang telah mendukung pemerintah melakukan swab massal.

BACA JUGA : 

Rumah Sehat di Surabaya Bisa Diisi 3 Hingga 10 Pasien

Target Wujudkan Herd Immunity Bagi Warga Surabaya Terkendala Pasokan Vaksin

Wali Kota Eri Berikan Kaki Palsu untuk Dua Warga Difabel

Sambut HUT ke-76 RI, Wali Kota Eri Imbau Warga Kibarkan Bendera Sebulan Penuh

“Mereka satu toko swab-nya bergantian, satunya menjaga toko satunya lagi swab. Untuk hasilnya, 2-3 hari mendatang hasil akan keluar,” tambahnya.

Dia menjelaskan, upaya swab hunter kembali dilakukan karena di Surabaya angka positivity rate Covid-19 naik menjadi 9 persen di tingkatan kota. Pihak Pemkot Surabaya bergerak cepat untuk terus mengantisipasinya. Salah satunya dengan memasifkan kembali tes swab massal tersebut.

"Tempat-tempat yang ada kerumunan, kita akan lakukan tes termasuk di warung-warung. Harapan kami warga bisa semakin taat prokes, sehingga Covid-19 di Surabaya bisa ditekan,” tutupnya. (dra/zar)

Respons Keluhan Ojol Karena Terdampak Pandemi, ASC Foundation Bagikan Paket Sembako dan Uang Bensin
Kamis, 29 Juli 2021 13:40 WIB
MOJOKERTO, BANGSAONLINE.com - Muhammad Al Barra bersama Tim ASC Foundation-nya, telah menyalurkan paket sembako kepada para pedagang terdampak PPKM darurat di 12 kecamatan di Kabupaten Mojokerto. Aksi sosial ini terus dilakukan Gus Barra. Kali i...
Kamis, 15 Juli 2021 06:50 WIB
SURABAYA, BANGSAONLINE.com - Ini ide baru. Untuk menyiasati pandemi. Menggelar resepsi pernikahan di dalam bus. Wow.Lalu bagaimana dengan penghulunya? Silakan baca tulisan wartawan terkemuka Dahlan Iskan di  Disway, HARIAN BANGSA dan B...
Selasa, 27 Juli 2021 06:32 WIB
SURABAYA, BANGSAONLINE.com - Mayat korban covid yang perlu dibakar – sesuai keyakinan mereka – terus bertambah. Bahkan menumpuk. Sampai perusahaan jasa pembakaran mayat kewalahan. Celakanya, hukum kapitalis justru dipraktikkan dalam pe...
Rabu, 04 Agustus 2021 11:59 WIB
Oleh: Dr. KH. A Musta'in Syafi'ie M.Ag*69. Qaala satajidunii in syaa-a allaahu shaabiran walaa a’shii laka amraanDia (Musa) berkata, “Insya Allah akan engkau dapati aku orang yang sabar, dan aku tidak akan menentangmu dalam urusan apa pun.”70. ...
Sabtu, 17 Juli 2021 10:23 WIB
>>> Rubrik ini menjawab pertanyaan soal Islam dalam kehidupan sehari-hari dengan pembimbing Prof. Dr. KH. Imam Ghazali Said, M.A.. Kirim WA ke 081357919060, atau email ke [email protected] Jangan lupa sertakan nama dan alamat. <<...