Kamis, 29 Juli 2021 16:15

Dari Usaha Laundry ke Hand Soap, Pemkot Kediri Dampingi Nida Ikuti UKM Berprestasi Jatim

Minggu, 13 Juni 2021 09:33 WIB
Editor: Nizar Rosyidi
Wartawan: Muji Harjita
Dari Usaha Laundry ke Hand Soap, Pemkot Kediri Dampingi Nida Ikuti UKM Berprestasi Jatim
Proses penuangan hand soap ke botol. (foto: ist)

KEDIRI, BANGSAONLINE.com - Di masa pandemi Covid-19, perlengkapan protokol kesehatan menjadi kebutuhan utama, salah satunya hand soap dan hand sanitizer. Berawal dari bisnis laundry yang sepi ketika pandemi, Nida Sari (28), Warga Kelurahan Banaran, Kota Kediri mengalihkan usahanya menjadi salah satu produsen hand soap yang saat ini kebanjiran pesanan.

Sertifikat keahlian dan izin produksi yang dia kantongi menjadikan produknya dipercaya masyarakat. Bersih dan lembut jadi keunggulan hand soap buatan UD Ihsan Jaya Chemical tersebut.

Rumah produksi yang bertempat di Jalan Masjid Timur Kelurahan Banaran, Kota Kediri ini mampu memproduksi ratusan hingga ribuan botol hand soap tiap bulannya. Dibantu hingga 6 karyawan di awal pandemi, Ihsan Jaya Chemical melayani pengadaan hand soap dan hand sanitizer untuk beberapa kelurahan, instansi pemerintah, dan kantor-kantor di Kota Kediri. Tidak hanya itu, pengiriman luar kota dan luar provinsi juga dilayani oleh Nida.

"Pengiriman ke Bali kemarin itu sampai 250 botol," ujar produsen sekaligus trainer pembuat hand soap tersebut, Sabtu (12/6/2021).

BACA JUGA : 

Kota Kediri Kembali Sabet Penghargaan Kota Layak Anak Tingkat Madya

Seluruh OPD Kota Kediri Dikerahkan Bantu Salurkan Paket Sembako

Ringankan Beban Masyarakat, Polres Kediri Bagikan Sembako untuk Warga Pinggiran Eks Lokalisasi

Wali Kota Kediri Tinjau Penyaluran Bantuan Sosial Beras untuk 21.998 KPM

Selain menekuni produksi hand soap dan hand sanitizer, Nida juga sering ikut perlombaan bidang UMKM baik tingkat provinsi hingga nasional. "Sering dapat info dari Dinas Koperasi Kota Kediri. Pihak dinas juga sering mendampingi dan siap diajak sharing mengenai usaha-usaha saat ini," ujarnya.

Saat ini, Nida tengah mempersiapkan diri mengikuti Lomba UKM Berprestasi Tahun 2021 tingkat Jawa Timur. Alasannya, dia ingin menguji apakah produknya layak untuk bisa lebih berkembang.

Pengembangan usaha juga diupayakan Nida dengan mengikuti program seleksi Bantuan Dana untuk Wirausaha dari Kementerian Koperasi dan UKM Republik Indonesia yang bisa didaftarkan melalui Dinas Koperasi dan UMKM Kota Kediri. Harapannya, dana modal yang didapat akan dibelikan alat pengaduk otomatis untuk memperbesar kuantitas produksi hand soap.

"Selain itu, ke depannya aku juga ingin membangun perusahaan besar di produk kimia. Punya pabrik dan memperluas pasar," tutur Pemilik Ihsan Jaya Chemical tersebut.

Sementara itu, Kepala Dinas Koperasi dan UMKM Kota Kediri Bambang Priyambodo Lasmono menyatakan bahwa tujuan adanya program tersebut yaitu untuk mengangkat wirausaha dari dampak pandemi dan menopang program pemulihan ekonomi nasional (PEN) dengan menggelontorkan modal pada wirausaha terpilih.

"Dinas Koperasi dan UMKM Kota Kediri di sini berlaku sebagai pendata dan verifikator saja, setelah ini akan ada proses seleksi lagi dari pihak kementerian," jelas Bambang seraya mengatakan bahwa program ini sejalan dengan arahan Wali Kota Kediri Abdullah Abu Bakar untuk pemulihan ekonomi di masa pandemi. (uji/zar)

Respons Keluhan Ojol Karena Terdampak Pandemi, ASC Foundation Bagikan Paket Sembako dan Uang Bensin
Kamis, 29 Juli 2021 13:40 WIB
MOJOKERTO, BANGSAONLINE.com - Muhammad Al Barra bersama Tim ASC Foundation-nya, telah menyalurkan paket sembako kepada para pedagang terdampak PPKM darurat di 12 kecamatan di Kabupaten Mojokerto. Aksi sosial ini terus dilakukan Gus Barra. Kali i...
Kamis, 15 Juli 2021 06:50 WIB
SURABAYA, BANGSAONLINE.com - Ini ide baru. Untuk menyiasati pandemi. Menggelar resepsi pernikahan di dalam bus. Wow.Lalu bagaimana dengan penghulunya? Silakan baca tulisan wartawan terkemuka Dahlan Iskan di  Disway, HARIAN BANGSA dan B...
Selasa, 27 Juli 2021 06:32 WIB
SURABAYA, BANGSAONLINE.com - Mayat korban covid yang perlu dibakar – sesuai keyakinan mereka – terus bertambah. Bahkan menumpuk. Sampai perusahaan jasa pembakaran mayat kewalahan. Celakanya, hukum kapitalis justru dipraktikkan dalam pe...
Kamis, 15 Juli 2021 12:37 WIB
Oleh: Dr. KH. A Musta'in Syafi'ie M.Ag*66. Qaala lahu muusaa hal attabi’uka ‘alaa an tu’allimani mimmaa ‘ullimta rusydaanMusa berkata kepadanya, “Bolehkah aku mengikutimu agar engkau mengajarkan kepadaku (ilmu yang benar) yang telah diajark...
Sabtu, 17 Juli 2021 10:23 WIB
>>> Rubrik ini menjawab pertanyaan soal Islam dalam kehidupan sehari-hari dengan pembimbing Prof. Dr. KH. Imam Ghazali Said, M.A.. Kirim WA ke 081357919060, atau email ke [email protected] Jangan lupa sertakan nama dan alamat. <<...