Rabu, 04 Agustus 2021 14:18

Lomba Desain Kaos, ‘Gempur Rokok Ilegal’ Berikut Hadiahnya

Sabtu, 12 Juni 2021 12:52 WIB
Editor: Nur Syaifudin
Wartawan: Muji Harjita
Lomba Desain Kaos, ‘Gempur Rokok Ilegal’ Berikut Hadiahnya
Hendratno, Bagian Humas Bea Cukai Kota Kediri. (foto: ist)

KEDIRI, BANGSAONLINE.com - Keberadaan rokok ilegal, yaitu produk rokok tanpa pita cukai, pita cukai palsu, pita cukai berbeda atau pita cukai bekas merugikan negara karena menutup pendapatan dari sektor pajak. Untuk itu perlu dibuka penutup pendapatan itu.

Salah satunya seperti yang dilakukan oleh Pemerintah Kota Kediri dan Bea Cukai Kediri, menyelenggarakan lomba desain kaos bertemakan 'Gempur Rokok Ilegal'.

"Dalam melakukan suatu kampanye, tidak melulu soal sosialisasi tatap muka langsung, apalagi di situasi pandemi seperti saat ini," ungkap Hendratno, Bagian Humas Bea Cukai Kota Kediri, Sabtu, (12/6).

Ia mengatakan perlu dibentuk suatu kewaspadaan masyarakat terhadap rokok ilegal dengan media yang kreatif sehingga menarik minat masyarakat untuk mengonsumsi isi konten dari informasi tersebut.

BACA JUGA : 

PPKM Level 4 Diperpanjang, Wali Kota Kediri Pastikan Terus Galakkan Tracing dan Testing

Pemkot Kediri Gencarkan Tracing dan Testing Antisipasi Membeludaknya Kasus Covid-19

Klinik di Kota Kediri Dilarang Tolak Pasien Ibu Hamil Terkonfirmasi Positif Covid-19

Wali Kota Kediri Ikuti Zikir dan Doa Kebangsaan 76 Tahun Indonesia Merdeka Secara Virtual

"Salah satunya melalui desain kaos ini, melalui kreativitas dari para desainer, diharapkan dapat menghasilkan suatu karya yang eye-catchy namun juga syarat akan pesan gempur rokok ilegal," imbuhnya.

Semakin banyak orang yang tertarik dengan kaos dengan desain yang menarik, lanjutnya, semakin besar pula kemungkinan masyarakat memahami dan menyadari supaya tidak menjual bahkan menggunakan rokok-rokok ilegal tersebut.

Menurut Hedra, penerimaan cukai di kantor Bea Cukai Kediri mencapai Rp 26,1 triliun. Di mana wilayah kerjanya meliputi Kota Kediri, Kabupaten Kediri, Kabupaten Nganjuk, dan Kabupaten Jombang.

"Saya optimis, melalui media desain kaos ini merupakan salah satu media kreatif dan unik yang dapat menarik atensi masyarakat dengan demikian informasi bisa diserap dengan maksimal," pungkas Hendra.

Tidak hanya itu, rupanya kegiatan ini membawa dua misi. Selain untuk mengampanyekan gempur rokok ilegal, kegiatan berikut juga dimanfaatkan untuk membedayakan dan menstimulasi industri clothing di Kota Kediri.

Seperti yang diungkapkan oleh Tintawati, Plt. Sekretaris Dinas Perdagangan dan Perindustrian Kota Kediri. "IKM clothing di Kota Kediri itu sangat kreatif, banyak inovasi yang mayoritas dimunculkan oleh para generasi-generasi millenial," ujarnya.

Hal tersebut yang membuat pihaknya mantap untuk menyelenggarakan lomba desain kaos untuk yang pertama kalinya. "Ini salah satu usaha kami untuk memberdayakan usaha dari para IKM clothing di Kota Kediri dan mewadahi kreatifitas mereka," terang Tinta.

Ia juga mengungkapkan, dilihat dari animo peserta yang mendaftar, lomba ini mendapatkan respon yang bagus, utamanya dari para generasi millenial kreatif di Kota Kediri.

Dijelaskan Tinta, adapun Dinas Perdagangan dan Perindustrian Kota Kediri bersama dengan Bea Cukai Kediri menyediakan hadiah total 20 juta rupiah untuk 6 kriteria juara.

Selain itu, bagi karya yang belum lolos sebagai pemenang, pihaknya tetap akan memberikan apresiasi dengan memerkannya dalam clothing expo. Rencananya akan dilaksanakan di Kediri Town Square mendatang sekaligus sebagai puncak acara lomba desain kaos ini.

"Bagi masyarakat Kota Kediri yang berminat untuk mengikuti lomba ini, pendaftaran masih terus kami buka hingga tanggal 18 Juni, untuk informasi dan persyaratan bisa di cek melalui instagram kami @disperdagin_kotakediri atau @pemkotkediri," pungkas Tinta. (uji/ns)

Respons Keluhan Ojol Karena Terdampak Pandemi, ASC Foundation Bagikan Paket Sembako dan Uang Bensin
Kamis, 29 Juli 2021 13:40 WIB
MOJOKERTO, BANGSAONLINE.com - Muhammad Al Barra bersama Tim ASC Foundation-nya, telah menyalurkan paket sembako kepada para pedagang terdampak PPKM darurat di 12 kecamatan di Kabupaten Mojokerto. Aksi sosial ini terus dilakukan Gus Barra. Kali i...
Kamis, 15 Juli 2021 06:50 WIB
SURABAYA, BANGSAONLINE.com - Ini ide baru. Untuk menyiasati pandemi. Menggelar resepsi pernikahan di dalam bus. Wow.Lalu bagaimana dengan penghulunya? Silakan baca tulisan wartawan terkemuka Dahlan Iskan di  Disway, HARIAN BANGSA dan B...
Selasa, 27 Juli 2021 06:32 WIB
SURABAYA, BANGSAONLINE.com - Mayat korban covid yang perlu dibakar – sesuai keyakinan mereka – terus bertambah. Bahkan menumpuk. Sampai perusahaan jasa pembakaran mayat kewalahan. Celakanya, hukum kapitalis justru dipraktikkan dalam pe...
Rabu, 04 Agustus 2021 11:59 WIB
Oleh: Dr. KH. A Musta'in Syafi'ie M.Ag*69. Qaala satajidunii in syaa-a allaahu shaabiran walaa a’shii laka amraanDia (Musa) berkata, “Insya Allah akan engkau dapati aku orang yang sabar, dan aku tidak akan menentangmu dalam urusan apa pun.”70. ...
Sabtu, 17 Juli 2021 10:23 WIB
>>> Rubrik ini menjawab pertanyaan soal Islam dalam kehidupan sehari-hari dengan pembimbing Prof. Dr. KH. Imam Ghazali Said, M.A.. Kirim WA ke 081357919060, atau email ke [email protected] Jangan lupa sertakan nama dan alamat. <<...