Muslih mengaku jarak antara dirinya dengan Khofifah di PMII cukup jauh. Namun dia tahu persis bagaimana kepedulian dan perhatian Khofifah pada PMII. Meskipun sudah menjadi anggota DPR RI, Khofifah selalu hadir bila diundang menjadi pembicara di tingkat cabang.
"Saya masih ingat saat masih mahasiswa sangat bangga melihat ada senior yang duduk di DPR RI. Apalagi menjadi anggota DPR termuda dan cukup kritis di parlemen. Dia adalah Khofifah," kenang Muslih.
Mantan Sekretaris DPD Komite Nasional Pemuda Indonesia (KNPI) Jawa Timur ini menilai Khofifah sebagai sosok ibu yang bisa mengayomi semua lapisan. Dia tak hanya mengayomi Muslimat NU yang telah lima periode dipimpin. Khofifah juga mengayomi Muhammadiyah, LDII, serta ormas lainnya di Jawa Timur.
Demikian pula para pemuda, semua diayomi oleh Khofifah. Muslih mencontohkan, baru di era Khofifah menjadi gubernur, pelantikan GP Ansor dan Pemuda Muhammadiyah dilangsungkan di Gedung Negara Grahadi. Peristiwa yang belum pernah terjadi sebelumnya.










