Kamis, 24 Juni 2021 19:20

Hari Pertama Penyekatan, Ratusan Kendaraan Putar Balik di Perbatasan Blitar-Malang

Kamis, 06 Mei 2021 17:37 WIB
Editor: Yudi Arianto
Wartawan: Akina Nur Alana
Hari Pertama Penyekatan, Ratusan Kendaraan Putar Balik di Perbatasan Blitar-Malang
Salah satu kendaraan yang diminta untuk putar balik oleh petugas.

BLITAR, BANGSAONLINE.com - Jumlah kendaraan dari arah Kabupaten Blitar keluar menuju Malang terus bertambah di hari pertama penyekatan larangan mudik. Setelah larangan mudik resmi diberlakukan sejak Kamis, 6 Mei pukul 00.00 WIB, Satlantas Polres Blitar langsung tancap gas melakukan penyekatan di perbatasan Blitar-Malang. Yakni, di jalur utama di Kecamatan Selorejo dan dua jalur tikus di Kecamatan Gandusari dan Kecamatan Wates.

"Semalam langsung kita lakukan penyekatan dan meminta warga yang akan keluar wilayah Kabupaten Blitar menuju Malang untuk putar balik. Untuk di jalur utama di pos penyekatan Kecamatan Selorejo ada 100 lebih pengendara yang kami minta putar balik. Rata-rata kendaraan pribadi," terang Kapolres Blitar AKBP Leonard M Sinambela.

Sementara untuk dua jalur tikus di Kecamatan Gandusari dan Kecamatan Wates masih didominasi warga sekitar. Namun pihaknya menemukan tiga kendaraan pribadi yang hendak menyeberang ke wilayah Kabupaten Malang.

"Kita lakukan penyekatan sejak tadi malam. Berdasarkan evaluasi memang di jalur tikus ini lebih banyak dimanfaatkan oleh warga sekitar saja dan sampai siang ini kita lakukan skrining baru tiga yang diputar balik," tuturnya.

BACA JUGA : 

Di Blitar, Pemohon SIM Auto Divaksin Covid-19

Kasus Meningkat, Polres Blitar Kota Geser Konsentrasi Penegakan Prokes ke Wilayah Kabupaten

Balap Liar di Sekitar Bendungan Jegu, Ratusan Pemuda Diamankan Polisi

Tiga Hari, Polres Blitar Amankan Puluhan Pelaku Pungli dan Premanisme

Leonard menegaskan, semenjak berlakunya penyekatan larangan mudik hanya ada tiga kategori pengendara saja yang boleh melintas antar wilayah. Di antaranya keadaan emergency, perjalanan dinas, dan kendaraan bermuatan bahan pokok.

Selain tiga hal tersebut, pelaku perjalanan wajib membawa surat keterangan bebas Covid-19 dengan swab PCR atau swab antigen yang berlaku 1×24 jam. Termasuk mereka yang bekerja di luar wilayah diminta untuk membawa surat keterangan dari kantor atau instansinya masing-masing untuk melewati pos penyekatan.

"Kita akan ketatkan lagi soal alasan bekerja antar wilayah. Nanti akan kita kita minta untuk membawa surat keterangan dari kantornya. Karena bekerja itu hal yang masuk pengecualian dalam larangan mudik, namun kita pastikan mereka benar-benar bekerja dengan membawa surat keterangan dari kantor atau instansi," tegas Leo. (ina/ian)

Pasuruan Zona Merah, Vaksinasi Digencarkan
Selasa, 22 Juni 2021 23:42 WIB
PASURUAN, BANGSAONLINE.com - Polres Pasuruan Menggelar Vaksinasi Massal Selasa Siang Tadi(22/06/2021). Vaksinasi Ini Dilakukan Di Alam Terbuka, Tepatnya Di Wilayah Prigen, Kabupaten Pasuruan. Warga Terlihat Antusias Mengantre Untuk Mengikuti Vaksi...
Sabtu, 19 Juni 2021 18:17 WIB
JEMBER, BANGSAONLINE.com - Dalam kondisi pandemi, Pemerintah Kabupaten Jember tetap berupaya menggeliatkan sektor pariwisata meski dengan menerapkan prosedur pencegahan Covid-19 yang ketat.Salah satunya, dengan menggelar Jelajah Wisata and Funcamp 20...
Kamis, 24 Juni 2021 07:56 WIB
SURABAYA, BANGSAONLINE.com - Sejak Covid-19 melonjak lagi secara drastis, penanganan Covid-19 tampak kewalahan. Vaksinasi belum maksimal. Alternatif lain belum mendapat izin. Bahkan konvalesen kini jadi barang langka.Benarkah? Silakan simak tuli...
Minggu, 16 Mei 2021 06:58 WIB
Oleh: Dr. KH. A Musta'in Syafi'ie M.Ag*65. fawajadaa ‘abdan min ‘ibaadinaa aataynaahu rahmatan min ‘indinaa wa’allamnaahu min ladunnaa ‘ilmaanLalu mereka berdua bertemu dengan seorang hamba di antara hamba-hamba Kami, yang telah Kami berika...
Sabtu, 19 Juni 2021 15:30 WIB
>>> Rubrik ini menjawab pertanyaan soal Islam dalam kehidupan sehari-hari dengan pembimbing Prof. Dr. KH. Imam Ghazali Said, M.A.. Kirim WA ke 081357919060, atau email ke [email protected] Jangan lupa sertakan nama dan alamat. <<&l...