Sabtu, 21 September 2019 21:18

Polres Trenggalek Berhasil Bongkar 5 Kasus TIPIKOR di Tahun 2014

Selasa, 17 Februari 2015 14:15 WIB
Editor: Revol
Wartawan: Herman
Polres Trenggalek Berhasil Bongkar 5 Kasus TIPIKOR di Tahun 2014
Kanit Tipikor Polres Trenggalek, Bambang Purwanto S.H. (Herman/BangsaOnline.com)

TRENGGALEK (BangsaOnline) - Kapolres Trenggalek AKBP Soedjarwoko S.H. S.I.K M.H. melalui kepala unit Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) Bambang Purwanto S.H. mengungkapkan bahwa di tahun 2014 yang lalu berhasil membongkar 5 kasus tindak pidana korupsi yang terjadi diseluruh kabupaten Trenggalek.

Kelima kasus yang dimaksud menurut Bambang diantaranya kasus korupsi dana PPIP (Program Pembangunan Infrakstruktur Perdesaan), Dana bantuan sosial penyelamatan sapi betina produktif, PNPM (Program Nasional Pemberdayaan Masyarakat Mandiri), Raskin serta ADD (Alokasi Dana Desa).

Diterangkan oleh Bambang untuk kasus PPIP kini telah di limpahkan pada pihak kejaksaan negeri Trenggalek dan telah menjalani proses persidangan. Sementara pada kasus dana bantuan sosial penyelamatan sapi betina produktif meski belum dilimpahkan ke kejaksaan namun pihaknya telah merampungkan proses tersebut pada tahap P21.

Selanjutnya kasus korupsi dana PNPM dan Raskin (beras untuk orang miskin) jajaran polres Trenggalek masih menunggu hasil audit dari BPKP (Badan Pemeriksa Keuangan dan Pembangunan). Kemudian untuk kasus ADD (Alokasi Dana Desa) kini tengah memasuki tahap penyidikan.

Pada kasus PPIP yang menyerap anggaran sebesar 250 juta yang di peruntukkan bagi pembangunan desa Dermosari kecamatan Tugu, jajaran Polres Trenggalek telah menetapkan tiga orang sebagai tersangka, yaitu ketua, sekretaris dan bendahara PPIP.

Sementara pada kasus dana bansos sebesar Rp.500 juta yang di gulirkan untuk penyelamatan sapi betina produktif di desa Bogoran kecamatan kampak disebutkan terdapat dua orang yang ditetapkan sebagai tersangka yakni ketua dan bendahara kelompok ternak.

Lebih lanjut, pada kasus PNPM UPK Kampak juga telah ditetapkan pula satu orang sebagai tersangka. Kemudian pada kasus raskin yang terjadi di desa Ngrencak kecamatan Panggul dua orang juga ditetapkan sebagai tersangka, yakni kepala Desa dan ketua panitia.

Sedangkan yang terakhir pada kasus ADD desa Ngerdani kecamatan Dongko telah ditetapkan juga satu orang sebagai tersangka.

Bandeng Jelak Khas Kota Pasuruan yang Tinggi Protein, Yuk Makan Ikan!
Minggu, 28 April 2019 01:01 WIB
PASURUAN, BANGSAONLINE.com - Kali ini Shania Indira Putri, Duta Gemarikan Kota Pasuruan, melihat lebih dekat bagaimana proses pemanenan ikan Bandeng Jelak khas Kota Pasuruan. Sekali panen, ikan ini air tawar ini bisa menghasilkan 600 hingga 120...
Jumat, 23 Agustus 2019 22:22 WIB
NGAWI, BANGSAONLINE.com - Masyarakat Kabupaten Ngawi dan sekitarnya kini sedang gandrung dengan destinasi wisata baru di Desa Bringin, Kecamatan Bringin, Ngawi. Di mana, salah satu obyek wisata yang dikenal dengan nama 'Jurang Krowak' banyak men...
Rabu, 11 September 2019 18:57 WIB
Oleh: Em Mas'ud Adnan*Indonesia – terutama Jawa Timur – memang sepotong taman surga. Tanah subur, pohon rimbun, air mengalir dan gunung bertebaran menghiasi alam. Indah luar biasa. Masih ditambah satu anugerah lagi: keajaiban alam!Lihatlah blue...
Sabtu, 21 September 2019 15:30 WIB
Oleh: Dr. KH. A Musta'in Syafi'ie M.Ag61. Wa-idz qulnaa lilmalaa-ikati usjuduu li-aadama fasajaduu illaa ibliisa qaala a-asjudu liman khalaqta thiinaanDan (ingatlah), ketika Kami berfirman kepada para malaikat, “Sujudlah kamu semua kepada Adam,” ...
Sabtu, 17 Agustus 2019 11:29 WIB
>>>>> Rubrik ini menjawab pertanyaan soal Islam dalam kehidupan sehari-hari dengan pembimbing Dr. KH. Imam Ghazali Said. SMS ke 081357919060, atau email ke bangsa2000@yahoo.com. Jangan lupa sertakan nama dan alamat. <<<<<...