Jumat, 07 Mei 2021 23:21

Santer Soal Tasyakuran Dibubarkan Kapolsek Krian, Begini Penjelasan Kades Sidomulyo

Jumat, 05 Maret 2021 20:52 WIB
Editor: Yudi Arianto
Wartawan: Safiudin
Santer Soal Tasyakuran Dibubarkan Kapolsek Krian, Begini Penjelasan Kades Sidomulyo
Kunadi saat sidak (kiri) dan kondisi sungai sebelum sidak.

SIDOARJO, BANGSAONLINE.com - Kunadi, Kepala Desa Sidomulyo Kecamatan Krian, Sidoarjo, membantah pemberitaan yang menyebut acara tasyakuran pelantikan dirinya di Sungai Pelayaran dibubarkan oleh Polsek Krian.

Ia berdalih, acara naik perahu di Sungai Pelayaran pada Kamis (4/3/2021) lalu itu bukan dalam rangka tasyakuran, melainkan dalam rangka sidak mengecek sungai. Namun, dalam agenda yang disebut sidak itu, Kunadi didampingi istri beserta beberapa warga. Mereka menaiki perahu karet, kemudian menyusuri sungai.

"Sidak sungai merupakan bagian mengawali tugas. Walaupun saya sebagai kades, memahami Sungai Pelayaran yang membentang di lingkungan permukiman masyarakat Patuk dan Jrebeng Desa Sidomulyo bukan menjadi kewenangan dan tanggung jawab saya. Semestinya (wewenanag) Dinas Pengairan Kabupaten Sidoarjo. Tapi apa salahnya kalau saya ingin membantunya," ujar Kunadi.

Saat Kunadi bersama istri menyusuri sungai itu, banyak masyarakat yang melihat. "Mungkin perahu yang saya naiki bentuknya unik, sehingga warga penasaran ingin melihat," dalihnya lagi.

BACA JUGA : 

Jaga Kondusivitas Kamtibmas, Forkopimka Krian Gelar Safari Ramadan

​Tasyakuran Milad 19 Tahun, PKS Jatim Komitmen Tingkatkan Pelayanan dan Pembelaan pada Rakyat

Hanya Mengabdi, 12 Tahun Jabat Kades Sukorejo, Fathur Tak Miliki Rumah Tinggal

​Minimalisir Risiko Bencana, Polresta Sidoarjo Gandeng BPBD Gelar FGD

Saat massa bertambah banyak, Kunadi mengaku menghentikan sidaknya. Ia kemudian meminta warga yang datang untuk membubarkan diri agar tidak terjadi gerombolan massa.

"Ketika warga mulai membubarkan diri, kurang lebih sekitar 20 menit datanglah petugas kepolisian dan satgas dari Polsek Krian ke rumah. Posisi warga sudah sepi, tinggal pelayan bagian dapur saja yang ada. Petugas kepolisian dan satgas dari Polsek Krian hadir untuk memberikan imbauan dan arahan," akuinya.

"Entah bagaimana awalnya berbagai media cetak maupun online santer memberitakan bahwa Kapolsek Krian membubarkan acara tasyakuran Kades Sidomulyo. Tidak benar jika polisi membubarkan acara tasyakuran," tambahnya lagi.

"Saya berharap ke depan tidak terjadi lagi hal semacam ini. Dan ke depan, hal ini bisa buat pelajaran bagi saya dan warga," pungkasnya. (din/ian)

Suami Takut Istri
Kamis, 06 Mei 2021 18:19 WIB
SURABAYA, BANGSAONLINE.com – Dalam seminar bertema gender, Gus Dur ditanya seorang peserta. Pertanyaannya sangat sensitif dan pribadi. “Gus, katanya beberapa kiai juga takut pada istri. Apa Gus Dur juga takut pada istri?,” tanya orang itu....
Jumat, 16 April 2021 16:59 WIB
BANYUWANGI, BANGSAONLINE.com - Kabupaten Banyuwangi memiliki cara menarik untuk memelihara infrastruktur fisiknya. Salah satunya, dengan menggelar festival kuliner di sepanjang pinggiran saluran primer Dam Limo, Kecamatan Tegaldlimo be...
Jumat, 07 Mei 2021 06:07 WIB
SURABAYA, BANGSAONLINE.com - Wartawan kondang Dahlan Iskan mencatat dua waswas setelah pengumuman pertumbuhan ekonomi triwulan pertama 2021 ternyata minus hampir 1 persen.Apa saja? Silakan baca tulisan wartawan kawakan itu di HARIAN BANGSA dan BANGSA...
Rabu, 28 April 2021 14:16 WIB
Oleh: Dr. KH. A Musta'in Syafi'ie M.Ag*61. falammaa balaghaa majma’a baynihimaa nasiyaa huutahumaa faittakhadza sabiilahu fii albahri sarabaanMaka ketika mereka sampai ke pertemuan dua laut itu, mereka lupa ikannya, lalu (ikan) itu melompat mengamb...
Jumat, 07 Mei 2021 10:42 WIB
Selama Bulan Ramadan dan ibadah puasa, rubrik ini akan menjawab pertanyaan soal-soal puasa. Tanya-Jawab tetap akan diasuh Prof. Dr. KH. Imam Ghazali Said, M.A., Dekan Fakultas Adab dan Humaniora Universitas Islam Negeri Sunan Ampel Surabaya (UINSA) d...