Jumat, 23 April 2021 10:00

Bantu Naikkan Omzet Pedagang di Masa Pandemi, Pemkot Surabaya Siap Pesan Mamin di SWK

Kamis, 04 Maret 2021 22:02 WIB
Editor: Revol Afkar
Wartawan: Yudi Arianto
Bantu Naikkan Omzet Pedagang di Masa Pandemi, Pemkot Surabaya Siap Pesan Mamin di SWK
Wawali Surabaya Armudji meninjau Sentra Wisata Kuliner (SWK) RMI di Jalan Ngagel Jaya Selatan, Kamis (4/3/21).

SURABAYA, BANGSAONLINE.com - Wakil Wali Kota (Wawali) Surabaya Armudji meninjau Sentra Wisata Kuliner (SWK) RMI di Jalan Ngagel Jaya Selatan, Kamis (4/3/21). Tinjauan ini dilakukan untuk mengetahui langsung kondisi salah satu SWK di Kota Pahlawan di masa pandemi Covid-19.

Dengan didampingi Kepala Dinas Koperasi (Dinkop) Kota Surabaya, Widodo Suryantoro, Wawali Armudji terlihat mendengarkan langsung keluh kesah para pedagang yang ada di sana.

Menurutnya, meski kondisinya tak seperti sebelum adanya pandemi, namun SWK di Surabaya terbilang masih ramai pembeli. "Di sini masih agak ramai (pembeli), karena di beberapa tempat itu juga ditutup," kata Cak Ji, sapaan lekat Armudji.

Namun begitu, Armudji menyebut, dampak pandemi itu sendiri juga membuat omzet para pedagang di SWK mengalami penurunan. Sehingga hal ini mengakibatkan para pedagang harus memberhentikan beberapa karyawannya.

BACA JUGA : 

​PBB Surabaya Minta Pemkot Cabut Larangan UMKM Berjualan di Minimarket

Operasi Pasar Pemkot Surabaya, Harga Lebih Terjangkau, Bergilir di 31 Kecamatan

​Menyiasati Masa Pandemi, Lahan Mati Disulap Bisa Hasilkan Pundi-pundi Rupiah

​Seleksi Dewan Pengawas PDAM Terus Berlanjut, 22 Peserta Lolos Administrasi

"Mereka mengalami penurunan hampir 50 persen. Tadi kita sudah melihat di musim pandemi ini mereka (pedagang) juga banyak memberhentikan karyawannya," ungkapnya.

Oleh sebab itu, kata Cak Ji, Pemkot Surabaya berinisiatif untuk menggandeng para pedagang di SWK. Nah, salah satu upaya yang dilakukan pemkot yakni memesan makanan ataupun minuman (mamin) pedagang di SWK untuk konsumsi ketika ada acara. Di samping upaya lain yang dilakukan adalah dengan membantu mempromosikan produk mereka.

"Ini yang tentunya menjadi motivasi kami di mana nanti kalau ada acara-acara di rumah dinas atau acara di pemerintahan, paling tidak bisa juga mengambil makanan yang ada di sentra-sentra ini," jelasnya.

Cak Ji mengaku sudah menginventarisasi produk makanan maupun minuman para pedagang di SWK. Menurutnya, beberapa produk yang dijual itu memiliki kekhasan tersendiri.

"Ada belut, terus penyetan-penyetan ikan wader, dan sebagainya. Minumannya juga gitu ada seperti kacang ijo. Nah, ini yang tentunya harus kita ambil supaya pemerintah kota bisa membantu daripada musim pandemi ini," tuturnya.

Hal yang sama juga bakal dilakukan kepada para pedagang di SWK lainnya. Namun demikian, bagi Cak Ji, yang terpenting adalah para pedagang itu dapat menjaga kebersihan dan higienis dari makanan yang dijual.

"Kita di samping untuk mempromosikan, pemerintah kota juga mau mengambil makanan yang mereka jual. Yang penting higienis, dan sudah dalam tataran makanan yang sudah layak," ujarnya.

Cak Ji mengungkapkan, setidaknya ada sekitar 43 SWK di Kota Surabaya. Namun, ia juga mengakui, bahwa dampak pandemi menyebabkan omzet pedagang di SWK mengalami penurunan. Karenanya perlu adanya perhatian lebih agar SWK terus ramai pembeli meski dalam kondisi pandemi Covid-19.

"Ada 43 SWK di Surabaya. Di sini juga terlihat masih ramai. Karena ada karyawan (kantoran) yang masih makan di sekitar sini," ungkapnya.

Ia menilai, apabila pandemi Covid-19 masih ada, tentunya jumlah kunjungan masyarakat ke tempat-tempat keramaian seperti SWK akan berkurang. Oleh karena itu, para pedagang diharapkan tetap disiplin menjaga protokol kesehatan supaya pembeli mau untuk datang.

"Kalau pandeminya belum benar-benar turun, maka orang akan takut untuk ke tempat-tempat keramaian seperti ini. Oleh karena itu, pemerintah kota menganjurkan marilah kita bekerja sama untuk menjaga protokol kesehatan," pungkasnya. (ian/rev)

BJ Habibie juga Kalah dengan Orang Madura
Jumat, 23 April 2021 00:41 WIB
SURABAYA, BANGSAONLINE.com – Ternyata tidak hanya Gus Dur yang kalah dengan orang Madura (Anekdot Gus Dur Edisi Ramadan (6). BJ Habibie juga kalah dengan Orang Madura. Dalam Anekdot Gus Dur Edisi Ramadan edisi ke-11, M Mas’ud Adnan – sang ...
Jumat, 16 April 2021 16:59 WIB
BANYUWANGI, BANGSAONLINE.com - Kabupaten Banyuwangi memiliki cara menarik untuk memelihara infrastruktur fisiknya. Salah satunya, dengan menggelar festival kuliner di sepanjang pinggiran saluran primer Dam Limo, Kecamatan Tegaldlimo be...
Kamis, 22 April 2021 09:45 WIB
SURABAYA, BANGSAONLINE.com - Banyak negara mulai mengumumkan pertumbuhan ekonominya setelah didera pandemik Covid-19. Yang paling tinggi Tiongkok. Tapi pertumbuhan ekonomi India juga mengejutkan. Hanya saja Covid-19 di India gila-gilaan. Seti...
Selasa, 20 April 2021 00:09 WIB
Oleh: Dr. KH. A Musta'in Syafi'ie M.Ag*60. Wa-idz qaala muusaa lifataahu laa abrahu hattaa ablugha majma’a albahrayni aw amdhiya huqubaanDan (ingatlah) ketika Musa berkata kepada pembantunya, “Aku tidak akan berhenti (berjalan) sebelum sampai ke ...
Jumat, 23 April 2021 06:48 WIB
Selama Bulan Ramadan dan ibadah puasa, rubrik ini akan menjawab pertanyaan soal-soal puasa. Tanya-Jawab tetap akan diasuh Prof. Dr. KH. Imam Ghazali Said, M.A., Dekan Fakultas Adab dan Humaniora Universitas Islam Negeri Sunan Ampel Surabaya (UINSA) d...