Jumat, 23 April 2021 09:56

​Pelaku Penganiayaan hingga Korban Tewas di Blitar Diduga Depresi

Senin, 01 Maret 2021 16:19 WIB
Editor: Nizar Rosyidi
Wartawan: Akina Nur Alana
​Pelaku Penganiayaan hingga Korban Tewas di Blitar Diduga Depresi
Pelaku saat diamankan warga dengan diikat tangan dan kakinya menggunakan tali tambang. (foto: ist)

BLITAR, BANGSAONLINE.com - Pandi (62), Warga Dusun Menjangan Kalung, Desa Slorok, Kecamatan Garum, Kabupaten Blitar yang melakukan penganiayaan terhadap Riyanto (55), Warga Desa Sumberagung, Kecamatan Gandusari hingga meninggal dunia diduga mengalami depresi. Namun untuk memastikannya, hal ini masih akan dilakukan pemeriksaan mendalam kepada pelaku.

Sementara berdasarkan keterangan yang dirilis Polres Blitar, kejadian nahas yang menimpa Riyanto terjadi sekitar pukul 07.00 WIB. Saat korban menanyakan kunci motor kepada pelaku, tiba-tiba pelaku marah kepada korban dan memukulnya dengan menggunakan kayu balok. Kayu balok itu, mengenai kepala korban bagian belakang.

Selanjutnya, korban langsung tergeletak di dalam ruang dapur rumah pelaku, dengan kondisi mengeluarkan banyak darah dari kepala. "Korban merupakan tukang kuli bangunan yang mengerjakan bangunan rumah yang berada di depan rumah pelaku," ujar Kapolres Blitar AKBP Leonard M. Sinambela.

BACA JUGA: Cekcok Masalah Kunci Motor, Nyawa Warga Desa Slorok Blitar Melayang Akibat Dihantam Balok

Saksi bernama Yeni yang merupakan tetangga pelaku melihat korban sudah tergeletak di dapur pelaku. Kemudian Yeni berteriak-teriak minta tolong kepada warga lainnya.

BACA JUGA : 

Pro-Kontra Wabup Blitar Tinggal di Pendopo, Dua Massa Saling Berhadapan

Konter Telepon di Srengat Blitar Kemalingan, 200 Unit HP Digasak

Warga Jimbe Blitar Tewas Tenggelam Usai Kencan di Pinggir Sungai Brantas

Ditemukan Tulang Kerangka Wanita di Hutan Lindung

Warga lainnya kemudian berlari menuju lokasi dan segera mengamankan pelaku dengan mengikat tangan dan kaki pelaku dengan menggunakan tali tambang. "Kemudian warga lainnya melakukan pertolongan kepada korban dengan membawanya ke RSUD Ngudi Waluyo Wlingi dengan mobil bak terbuka," imbuhnya.

"Kemudian pukul 11.00 WIB korban dinyatakan meninggal dunia di RSUD Ngudi Waluyo Wlingi," pungkasnya.

Dari lokasi kejadian, polisi mengamankan kayu balok sepanjang 1 meter dengan diameter 7x10 sentimeter. Kemudian sebuah panci berlumuran darah dan sepasang sandal jepit berlumuran darah. (ina/zar)

BJ Habibie juga Kalah dengan Orang Madura
Jumat, 23 April 2021 00:41 WIB
SURABAYA, BANGSAONLINE.com – Ternyata tidak hanya Gus Dur yang kalah dengan orang Madura (Anekdot Gus Dur Edisi Ramadan (6). BJ Habibie juga kalah dengan Orang Madura. Dalam Anekdot Gus Dur Edisi Ramadan edisi ke-11, M Mas’ud Adnan – sang ...
Jumat, 16 April 2021 16:59 WIB
BANYUWANGI, BANGSAONLINE.com - Kabupaten Banyuwangi memiliki cara menarik untuk memelihara infrastruktur fisiknya. Salah satunya, dengan menggelar festival kuliner di sepanjang pinggiran saluran primer Dam Limo, Kecamatan Tegaldlimo be...
Kamis, 22 April 2021 09:45 WIB
SURABAYA, BANGSAONLINE.com - Banyak negara mulai mengumumkan pertumbuhan ekonominya setelah didera pandemik Covid-19. Yang paling tinggi Tiongkok. Tapi pertumbuhan ekonomi India juga mengejutkan. Hanya saja Covid-19 di India gila-gilaan. Seti...
Selasa, 20 April 2021 00:09 WIB
Oleh: Dr. KH. A Musta'in Syafi'ie M.Ag*60. Wa-idz qaala muusaa lifataahu laa abrahu hattaa ablugha majma’a albahrayni aw amdhiya huqubaanDan (ingatlah) ketika Musa berkata kepada pembantunya, “Aku tidak akan berhenti (berjalan) sebelum sampai ke ...
Jumat, 23 April 2021 06:48 WIB
Selama Bulan Ramadan dan ibadah puasa, rubrik ini akan menjawab pertanyaan soal-soal puasa. Tanya-Jawab tetap akan diasuh Prof. Dr. KH. Imam Ghazali Said, M.A., Dekan Fakultas Adab dan Humaniora Universitas Islam Negeri Sunan Ampel Surabaya (UINSA) d...