Rabu, 23 Oktober 2019 08:10

Televisi Swasta Bersaing Gelar Audisi Kontes Dangdut

Sabtu, 14 Februari 2015 18:37 WIB
Editor: Revol
Wartawan: Nisa
Televisi Swasta Bersaing Gelar Audisi Kontes Dangdut
AUDISI. Peserta audisi asal Banyuwangi, Dewi Anisa yang merupakan pegawai Dinas Perhubungan menyanyikan lagu Keramat. foto : nisa/BangsaOnline.com

SURABAYA (BangsaOnline) - Beberapa televisi swasta nasional kembali bersaing menggelar ajang pencarian bakat penyanyi dangdut. Jika televisi yang satu merupakan pioner ajang pencarian bakat ini sejak 2004, televisi satunya baru dua kali menggelar namun sekarang lagi digandrungi.

Diakui pihak MNCTV yang kini sedang melaksanakan audisi di Jatim, memang pihaknya kalah start dibandingkan dengan televisi lain untuk memulai audisi tahun ini, namun ia yakin audisi tahun ini beda dibanding tahun lalu.

"Tahun lalu memang kemasannya terkesan kaku meski para peserta berkualitas. Tapi kami telah melakukan kajian selama setahun ini. Kami janji akan menampilkan yang beda. Ditunggu saja," ujar Gerryndra Danurwendo, Eksekutif Produser KDI 2015 ketika ditemui di lokasi audisi di Surabaya, Sabtu (14/2/2015).

Ia mengakui, audisi tahun ini banyak tantangan karena persaingan dengan televisi lain. Makanya, pihak MNCTV jemput bola dengan menggelar audisi di banyak kota. Untuk Jatim saja ada 5 kota audisi. Yakni Pasuruan, Tulungagung, Bangkalan, Surabaya, Kediri dan Nganjuk.

"Kami benar-benar mencari yang berkualitas dengan mendatangi banyak kota. Kami yakin banyak sekali potensi di daerah yang bisa kami temukan. Merekapun tak perlu jauh-jauh ikut audisi," tandas Gerryndra.

Untuk mempermudah peserta ikut, persyaratannya kini juga lebih luwes. Jika sebelumnya dibatasi usia, tahun ini tidak.

"Tahun lalu saya ikut audisi di televisi lain, tetapi dihentikan karena usia sudah melebihi ketentuan. Makanya saya ikut KDI saja yang tak ada batasan usia," ujar Suci Anisah (31), peserta asal Sepanjang Sidoarjo. Penyanyi dangdut lokal ini pernah ikut KDI 1 namun tidak lolos dan kali ini ingin mencoba lagi peruntungannya

Bandeng Jelak Khas Kota Pasuruan yang Tinggi Protein, Yuk Makan Ikan!
Minggu, 28 April 2019 01:01 WIB
PASURUAN, BANGSAONLINE.com - Kali ini Shania Indira Putri, Duta Gemarikan Kota Pasuruan, melihat lebih dekat bagaimana proses pemanenan ikan Bandeng Jelak khas Kota Pasuruan. Sekali panen, ikan ini air tawar ini bisa menghasilkan 600 hingga 120...
Selasa, 22 Oktober 2019 23:46 WIB
SURABAYA, BANGSAONLINE.com - Hutan Kota Balas Klumprik menyediakan area Bumi Perkemahan. Hutan Kota yang dikenal dengan sebutan Taman Hutan Raya ini terletak di belakang Kantor Kelurahan Balas Klumprik, Wiyung. Dari sekitar 4,3 hektare luas hutan kot...
Rabu, 16 Oktober 2019 11:21 WIB
Oleh: Khariri Makmun*Fenomena semangat keberagamaan di tanah air semakin meningkat, hal itu ditandai dengan maraknya gelombang hijrah baik di kalangan artis, publik figur, maupun orang awam. Masifnya dakwah di media sosial disambut baik oleh netizen ...
Senin, 21 Oktober 2019 12:15 WIB
Oleh: Dr. KH. A Musta'in Syafi'ie M.Ag*70. Walaqad karramnaa banii aadama wahamalnaahum fii albarri waalbahri warazaqnaahum mina alththhayyibaati wafadhdhalnaahum ‘alaa katsiirin mimman khalaqnaa tafdhiilaan.Dan sungguh, Kami telah memuliakan anak ...
Minggu, 22 September 2019 14:08 WIB
>>>>> Rubrik ini menjawab pertanyaan soal Islam dalam kehidupan sehari-hari dengan pembimbing Dr. KH. Imam Ghazali Said. SMS ke 081357919060, atau email ke bangsa2000@yahoo.com. Jangan lupa sertakan nama dan alamat. <<<<<...