Senin, 01 Maret 2021 13:54

Uji Coba Bendungan Tugu, Pemkab Trenggalek Siapkan RTD

Jumat, 15 Januari 2021 20:20 WIB
Editor: Yudi Arianto
Wartawan: Herman Subagyo
Uji Coba Bendungan Tugu, Pemkab Trenggalek Siapkan RTD
Ir. Joko Irianto, Sekda Trenggalek. foto: HERMAN/ BANGSAONLINE

TRENGGALEK, BANGSAONLINE.com - Mengantisipasi risiko yang ditimbulkan dari jebolnya Bendungan Tugu, Sekda Trenggalek dan BBWS (Balai Besar Wilayah Sungai Brantas) beserta OPD terkait menggelar rapat koordinasi (Rakor) tentang Rencana Tindak Darurat (RTD). Rakor dilaksanakan di ruang sekda setempat, Jumat (15/1).

Sekda Trenggalek Ir. Joko Irianto menyampaikan, rakor kali ini dalam rangka memberikan sosialisasi tentang risiko yang ditimbulkan apabila Bendungan Tugu mengalami keruntuhan.

"Jadi, ini adalah sosialisasi Rencana Tindak Darurat, karena Bendungan Tugu akan mulai diisi air," kata Joko mengawali pembicaraannya.

Disampaikan oleh Joko, pengisian air nantinya akan dilakukan secara bertahap. Setelah diisi air, selanjutnya akan dilakukan analisa apakah terjadi resapan atau kebocoran.

"Cuma tadi sudah diyakinkan dari balai besar bahwa kemampuan bendungan ini sudah sangat kuat dan insyaallah aman," katanya.

Meski dinyatakan aman, Joko menekankan pentingnya tentang risiko yang timbul nantinya. Oleh karena itu dalam rakor tersebut juga diberikan beberapa petunjuk tentang bagaimana menyelamatkan diri dalam keadaan darurat. Terutama masyarakat di lima wilayah yakni Kecamatan Tugu, Karangan, Trenggalek, Pogalan, dan Durenan.

"Dan tadi sudah digambarkan bila terjadi bencana dalam arti mungkin jebol, maka genangan-genangan itu sudah diperkirakan. Titiknya mana saja dan berapa meter, itu sudah dijelaskan tadi," kata Joko.

Menurut Joko, RTD sangat penting untuk dilakukan sebagai salah satu syarat ketika akan melakukan pengisian air. Karena itu, RTD harus terlebih dulu mendapatkan persetujuan dari bupati, dirjen, dan kementerian. "Jadi, bupati sampai menteri kalau sudah setuju, baru diadakan lagi," ucapnya.

Lebih jauh, Joko menerangkan tentang sasaran RTD. Pertama, mengenali masalah yang mengancam keamanan bendungan untuk pencegahan terjadinya keruntuhan. Kedua, mempersiapkan upaya-upaya untuk memperkecil risiko jatuhnya korban jiwa dan mengurangi kerusakan harta benda bila terjadi keruntuhan.

Ketiga, menyiapkan panduan atau petunjuk bagi petugas pengelola bendungan dan instansi terkait dalam satuan pelaksana penanggulangan bencana dalam mengambil tindakan dan langkah-langkah apabila terjadi situasi darurat bendungan

"Keempat, menyediakan pedoman dalam rangka mengambil tindakan darurat apabila sewaktu-waktu terjadi hal-hal yang dapat mengancam keamanan bendungan tugu," terangnya.

Joko juga menjelaskan, pada pertengahan tahun ini pembangunan Bendungan Tugu yang dibiayai dari APBN dinyatakan selesai. Ketinggian air di Bendungan Tugu nantinya bisa mencapai 82 meter. (man/ian)

Dua Warga Kepulungan yang Terseret Banjir Bandang Ditemukan Tewas
Kamis, 04 Februari 2021 17:21 WIB
PASURUAN, BANGSAONLINE.com - Dua warga Desa Kepulungan Kecamatan Gempol, Kabupaten Pasuruan, yang dilaporkan hilang akibat terseret derasnya arus banjir Rabu (3/2) kemarin, akhirnya ditemukan dalam kondisi tewas, Kamis (4/2) pagi. Korban adalah ...
Kamis, 07 Januari 2021 16:58 WIB
PAMEKASAN, BANGSAONLINE.com - Federasi Panjat Tebing Indonesia (FPTI) Kabupaten Pamekasan dalam masa pandemi ini tetap bertekad memberikan wahana hiburan rekreasi sekaligus olahraga, terutama bagi anak-anak dan usia dini.Melalui kapasitas dan potensi...
Senin, 01 Maret 2021 08:13 WIB
SURABAYA, BANGSAONLINE.COM – Ternyata banyak sekali putra Indonesia yang punya potensi unggul. Di berbagai bidang. Termasuk penemuan tes Covid-19. Dalam tulisan edisi Senin, 1 Maret 2021, ini Dahlan Iskan mengangkat tentang I-Nose, hasil p...
Senin, 22 Februari 2021 22:39 WIB
Oleh: Dr. KH. A Musta'in Syafi'ie M.Ag*58. Warabbuka alghafuuru dzuu alrrahmati law yu-aakhidzuhum bimaa kasabuu la’ajjala lahumu al’adzaaba bal lahum maw’idun lan yajiduu min duunihi maw-ilaanDan Tuhanmu Maha Pengampun, memiliki kasih sayang. ...
Sabtu, 27 Februari 2021 11:53 WIB
Rubrik ini menjawab pertanyaan soal Islam tentang kehidupan sehari-hari. Diasuh Prof. Dr. KH. Imam Ghazali Said, M.A, Dekan Fakultas Adab dan Humaniora Universitas Islam Negeri Sunan Ampel Surabaya (UINSA) dan pengasuh Pesantren Mahasiswa An-Nur Wono...