Dia menjelaskan bahwa saat bertemu dengan Kajari Tanjung Perak, banyak pembahasan yang didiskusikan, karena memang selama ini hubungan antara Pemkot Surabaya dengan Kejaksaan Negeri Tanjung Perak cukup baik. Termasuk soal penyelamatan aset yang sudah dilakukan selama ini. "Ini terus kami komunikasikan supaya nanti bisa bekerja sama dan terus bersinergi dengan lebih baik ke depannya,” ujarnya.
Salah satu yang nantinya akan terus ditindaklanjuti adalah pendampingan laporan pertanggungjawaban penyelenggaraan APBD. Sebab, meskipun jabatannya hanya dua bulan, tapi dia mengaku kebagian untuk mempertanggungjawabkan penyelenggaraan APBD 2020.
"Alhamdulillah, beliau juga sudah siap untuk membantu kami di pemkot, tetap kami berharap pengelolaannya terus mendapatkan WTP (Wajar Tanpa Pengecualian)," tegasnya.











