Wakil Sekretaris IV Satgas Percepatan Penanganan Covid-19 Kota Surabaya, Irvan Widyanto. foto: ist.
SURABAYA, BANGSAONLINE.com - Pemkot Surabaya kembali mengimbau kepada seluruh warga Kota Surabaya untuk mengefektifkan satgas-satgas mandiri di lingkungannya masing-masing. Sebab, Satgas Percepatan Penanganan Covid-19 Kota Surabaya melihat ada indikasi penurunan kedisiplinan dalam penerapan protokol kesehatan di tengah-tengah warga.
"Kalau kami perhatikan, kedisiplinan warga mulai menurun sekarang. Makanya, kami imbau kepada para pelaku usaha, tempat kerja, dan tempat ibadah untuk mengefektifkan kembali satgas mandiri masing-masing demi memutus mata rantai penyebaran Covid-19 di Surabaya," kata Wakil Sekretaris IV Satgas Percepatan Penanganan Covid-19 Kota Surabaya, Irvan Widyanto, di ruang kerjanya, Sabtu (12/12).
BACA JUGA:
- Surabaya Raih Penghargaan Nasional Revitalisasi Bahasa Daerah, Program Kemis Mlipis Curi Perhatian
- Sterilisasi Gratis Jadi Kado Ulang Tahun Surabaya ke-733, DKPP Siapkan Kuota 100 Kucing Lokal
- Wali Kota Eri Cahyadi Tunjuk Wawali Armuji dan Syamsul Hariadi Isi Posisi Plh Selama Ibadah Haji
- Kado HJKS ke-733, Pemkot Surabaya Tambah Empat Mobil Perpustakaan Listrik
Kepala BPB Linmas Surabaya ini juga mengimbau kepada seluruh warga Kota Surabaya untuk terus disiplin dalam menjalankan protokol kesehatan, yaitu dengan tetap memakai masker, jaga jarak, dan selalu rutin cuci tangan. Sebab, akhir-akhir ini warga sudah mulai bersosialisasi dan kumpul-kumpul antar sesama.
"Nah, ketika kumpul-kumpul itu pasti ada makan-makan yang kemudian melepas masker. Ketika melepas masker itu mereka kemudian keenakan ngobrol sehingga terkadang sampai lupa waktu. Nah, begini ini yang harus diantisipasi juga," katanya.
Menurutnya, dalam bersosialisasi sehari-hari, terkadang hal-hal sepele bisa menjadi perantara penyebaran Covid-19. Bahkan, kebiasaan-kebiasaan yang dianggap normal, justru bisa menjadi faktor penyebaran Covid-19 dengan cepat.
Setidaknya, kata Irvan, ada tiga alasan utama kenapa Covid-19 dapat menular dengan cepat. "Kita sering mengentengkan hal-hal sepele seperti ini, 'mereka rekan kerjaku, jadi aku bisa membicarakan tanpa masker', kemudian ada pula 'mereka kan teman-teman dekatku, jadi aku bisa berbincang-bincang tanpa pakai masker', dan ada pula 'mereka kerabatku, jadi aku bisa mengobrol tanpa pakai masker'. Nah, jangan sampai kita melakukan tiga kesalahan fatal di atas. Pakai selalu maskermu, dan jaga dirimu serta orang-orang di sekitarmu," tegasnya.
Klik Berita Selanjutnya
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




