Selasa, 18 Mei 2021 18:08

Jelang Libur Nataru, Wali Kota Risma Imbau Warganya Tak Pergi ke Luar Kota

Kamis, 03 Desember 2020 20:01 WIB
Editor: Revol Afkar
Wartawan: Diyah Khoirun Nisa
Jelang Libur Nataru, Wali Kota Risma Imbau Warganya Tak Pergi ke Luar Kota
Wali Kota Surabaya, Tri Rismaharini.

SURABAYA, BANGSAONLINE.com - Selama Libur Natal 2020 dan Tahun Baru 2021 (Nataru), Wali Kota Surabaya Tri Rismaharini mengimbau seluruh warganya agar tak bepergian ke luar kota. Sebab, berkaca dari liburan sebelumnya, kasus Covid-19 di Surabaya sempat mengalami kenaikan.

"Jadi yang liburan kemarin Surabaya ada kenaikan. Namun, kami cepat melakukan antisipasi, jadi yang suspect misalkan baru batuk, pilek, itu kita deteksi. Jadi yang mengeluh berobat batuk, pilek, langsung kita swab. Itulah mengapa penanganan kami lebih cepat," kata Wali Kota Risma di Balai Kota Surabaya, Kamis (3/12).

Meski kenaikan kasus Covid-19 pasca liburan sebelumnya dapat diantisipasi, namun Risma mengaku khawatir. Pasalnya, warga berpotensi besar kembali bepergian ke luar kota saat libur natal dan tahun baru ini.

"Masalahnya ini nanti ada liburan lagi. Saya berharap kalau memang tidak terpaksa, tidak keluar kota terlebih dahulu," harapnya.

BACA JUGA : 

Mudik Dilarang, Pemkot Surabaya Dorong Pelaku Usaha Maksimalkan Peran dan Fungsi Satgas Mandiri

Wali Kota Surabaya Resmikan Jembatan Sawunggaling dan TIJ

Ribuan Pedagang Pasar di Surabaya Ikuti Vaksinasi Covid-19 Serentak

Redam Penularan Covid-19, Pedagang Kawasan Stal Pandegiling Surabaya Disuntik Vaksin Astrazeneca

Apalagi, ketika warga itu berlibur ke luar kota, mereka akan sulit terdeteksi telah melakukan kontak dengan siapa saja. Sementara di Kota Pahlawan sendiri, Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya masif melakukan tracing dan testing. Sehingga dapat diketahui siapa saja yang berpotensi besar untuk menjadi tertular.

Terlebih lagi, ketika warga tersebut tergolong OTG (orang tanpa gejala) maka akan sulit terdeteksi jika tidak dilakukan pemeriksaan swab. Makanya, Wali Kota Risma berharap kepada seluruh warga Surabaya agar saat libur natal dan tahun baru ini tidak bepergian ke luar kota.

"Karena itu, saya berharap liburan ini tolong usahakan tidak ke mana-mana dulu, sampai kondisi di luar sana relatif lebih baik. Jangan sampai pasca liburan ke luar kota justru malah membawa virus ketika kembali pulang ke Surabaya," ujar Risma.

Menurut dia, banyak hal yang dapat dilakukan selama libur natal dan tahun baru di Surabaya.  Oleh sebab itu, demi keselamatan bersama, wali kota perempuan pertama di Surabaya ini kembali berpesan kepada seluruh warga agar tidak liburan ke luar kota. Terlebih, Covid-19 tak hanya menyasar kepada para orang tua. Namun, anak-anak maupun remaja berpotensi tertular virus tersebut.

"Karena itu saya berharap sekali lagi, karena tidak semua orang kuat. Tidak hanya orang tua, yang muda pun banyak yang jadi korban. Oleh sebab itu ayo kita jaga 3M, Memakai Masker, Menjaga Jarak Aman, dan Mencuci Tangan," tutupnya.

Sementara itu, untuk mengantisipasi terjadinya kerumunan saat libur Nataru, Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) Kota Surabaya, Antiek Sugiharti kembali mengingatkan kepada pelaku usaha, baik pengelola hotel, restoran, maupun destinasi wisata agar tak mengendorkan disiplin protokol kesehatan.

"Kunci utamanya adalah protokol kesehatan sesuai dengan Perwali 28 dan 33 dalam perubahannya, bahwa industri pariwisata khususnya destinasi pariwisata harus menerapkan protokol kesehatan," kata Antiek.

Karenanya, pihaknya berharap kepada seluruh pemilik perhotelan, restoran, maupun destinasi wisata di Surabaya agar konsisten dalam menerapkan protokol kesehatan. Termasuk pula pengawasan yang dilakukan Satgas Covid-19 mandiri kepada para pengunjung.

"Termasuk menjaga jarak dan membatasi jumlah pengunjung sesuai dengan ketentuan maksimal setengah dari kapasitas yang ada," jelasnya.

Di samping itu pula, untuk meminimalisir kontak langsung, ia juga mendorong pelaku usaha atau pengelola destinasi wisata agar mengupayakan penggunaan elektronik, seperti pembelian karcis ataupun tanda masuk lainnya. "Supaya bisa dikontrol juga jumlah pengunjung yang masuk, sehingga tidak melebihi kapasitas yang ada," tandasnya. (diy/rev)

Viral Emak-emak Damprat Kurir Online Shop: Blok-G*oblok
Selasa, 18 Mei 2021 00:40 WIB
JAKARTA, BANGSAONLINE.com - Video emak-emak mendamprat kurir jual beli online via sistem COD atau cash on delivery tengah ramai di media sosial. Si emak itu mengaku ditipu dengan paket yang isinya tidak sesuai dengan yang dipesannya via online sho...
Sabtu, 15 Mei 2021 22:16 WIB
SURABAYA, BANGSAONLINE.com - Bunga tabebuya, khususnya yang berwarna kuning, bermekaran lagi di jalanan Kota Surabaya. Bunga berwarna kuning indah itu semakin mempercantik jalanan, terutama jalan protokol pada saat Idul Fitri atau lebaran kali i...
Selasa, 18 Mei 2021 05:35 WIB
SURABAYA, BANGSAONLINE.com – Dahlan Iskan, wartawan terkemuka, kembali menulis konflik keluarga bos Liek Motor, Like Moeljanto. Royce – anak Like Moeljanto –merasa mendapat karma karena perbuatan ayahnya yang suka adu ayam jago.Loh? Bukankah du...
Minggu, 16 Mei 2021 06:58 WIB
Oleh: Dr. KH. A Musta'in Syafi'ie M.Ag*65. fawajadaa ‘abdan min ‘ibaadinaa aataynaahu rahmatan min ‘indinaa wa’allamnaahu min ladunnaa ‘ilmaanLalu mereka berdua bertemu dengan seorang hamba di antara hamba-hamba Kami, yang telah Kami berika...
Jumat, 14 Mei 2021 10:11 WIB
Rubrik ini menjawab pertanyaan soal Islam tentang kehidupan sehari-hari. Diasuh Prof. Dr. KH. Imam Ghazali Said, M.A., Dekan Fakultas Adab dan Humaniora Universitas Islam Negeri Sunan Ampel Surabaya (UINSA) dan pengasuh Pesantren Mahasiswa An-Nur Won...