Kesabaran pelaku itu pun habis, usai didorong korban hingga terjatuh saat hendak menaiki sepeda motor yang ditungganginya, sehingga pelaku itu pun naik pitam, dan mencabut pisau atau sangkur yang dibawanya, lalu ditusukkan ke tubuh korban sebanyak 11 kali. Di antaranya, 9 tusukan tembus di bagian dada dan perut, hingga usus korban terurai keluar. Sedangkan 2 tusukan mengenai lengan korban.
Tak berselang lama, ayah korban yang juga menjadi saksi menghampiri TKP dan mencoba mengambil pisau pelaku. Namun, setelah melihat anaknya tergeletak bersimbah darah, ia pun memilih menolong anaknya tersebut dengan membawanya ke puskesmas terdekat dengan dibantu para saksi lainnya. Sementara itu, pelaku memilih pergi ke polsek setempat untuk menyerahkan diri.
Kasatreskrim Polresta Banyuwangi, AKP. MS Ferry mengatakan, rekonstruksi tersebut bertujuan untuk memperkuat alat bukti dalam penyidikan. "Ada 19 adegan dalam rekonstruksi ini yang diperagakan tersangka dan para saksi," kata Ferry kepada wartawan usai rekonstruksi.
"Rekonstruksi sudah sesuai (BAP), dan tidak ada temuan-temuan baru," pungkasnya.





